10 Kilogram Sabu Disembunyikan dalam Galon Cat Menuju Surabaya

Kompas.com - 05/07/2019, 12:13 WIB
10 galon cat berisi narkoba jenis sabu sabu diamankan di Mapolda Jawa Timur, Jumat (5/7/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL10 galon cat berisi narkoba jenis sabu sabu diamankan di Mapolda Jawa Timur, Jumat (5/7/2019)


SURABAYA, KOMPAS.com - Penyelundupan narkoba jenis sabu dari Pontianak, Kalimantan Barat menuju Surabaya, Jawa Timur, berhasil digagalkan. Total 10 kilogram sabu tersebut dikemas di dalam 10 galon produk cat.

Sebanyak 10 galon cat berisi sabu itu diamankan jajaran Satuan Resort Narkoba Polda Jawa Timur di sebuah rumah di Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (3/7/2019) lalu. Informasi pengiriman sabu itu sudah diketahui polisi sejak 28 Juni 2019 lalu.

"Dari Pontianak, barang bukti sabu dikirim melalui jalur laut dan sempat disimpan di gudang kargo di Jakarta," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (5/7/2019).

Menurut Barung, sabu dikirim ke rumah pemesan di Kalideres Jakarta Barat, dengan angkutan  barang yang dipesan melalui aplikasi online. Saat itu, penerima sabu atas nama Pieter Kristiono berhasil ditangkap.

Baca juga: Polisi Selidiki Modus Baru Sembunyikan Sabu di Masjid

Pengungkapan sabu dalam galon cat itu berdasarkan pengembangan atas tertangkapnya Yoyok Priyanto pada 10 Meret 2019 lalu. Yoyok ditangkap di Jalan Raya Bunder Kabupaten Gresik dengan membawa 5 kilogram sabu.

"Yoyok sendiri adalah anggota jaringan peredaran narkoba internasional. Jalur peredarannya dari Myanmar, Malaysia, Jakarta, dan Surabaya," kata Barung.

Baca juga: Selundupkan Narkoba ke Bali, Warga Nepal Sembunyikan Sabu di Saluran Pencernaan

Penyidik hingga hari ini masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas mengenai sabu yang disembunyikan dalam galon cat tersebut.

Para pelaku yang tertangkap saat ini ditahan di Mapolda Jawa Timur. Keduanya dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 dan atau Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
18 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

18 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X