Usaha Penyimpanan Daging Tanpa Genset, Pria Ini Terancam Penjara

Kompas.com - 04/07/2019, 22:42 WIB
Kepala sapi lokal diamankan polisi sebagai barang bukti tindak pidana pangan, Kamis (4/7/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKepala sapi lokal diamankan polisi sebagai barang bukti tindak pidana pangan, Kamis (4/7/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim Satgas Pangan Jawa Timur menutup usaha penyimpanan (cold storage) daging sapi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Tim Satgas Pangan menemukan bukti usaha pendinginan tersebut tidak memenuhi sanitasi pangan.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan SWR, pemilik usaha pendingin daging di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, sebagai tersangka.

"Tersangka tidak ditahan karena ancaman hukuman di bawah 5 tahun penjara," kata kata Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Amran Asmara, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Strategi Wali Kota Solo Agar Penjual Daging Anjing Beralih Profesi

Menurut dia, usaha yang dilakukan tersangka SWR adalah jasa penyimpanan daging sapi lokal, daging kerbau impor dan daging sapi impor dengan omzet kurang lebih Rp 150 juta setiap bulan.

"Namun tata cara penyimpanannya tidak memenuhi sanitasi dan keamanan pangan. Seperti tidak memiliki dokter hewan khusus dan tidak dilengkapi genset. Genset penting untuk antisipasi jika pasokan listrik mati secara tiba-tiba," terangnya.

Jika produk daging disimpan di lokasi penyimpanan yang tidak memenuhi sanitasi pangan, kata dia, dipastikan produk daging yang dijual di pasaran juga tidak sehat untuk dikonsumsi.

Selain menutup tempat usaha, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Peternakan Jawa Timur juga mengamankan 5.549 kilogram daging sapi impor sebagai barang bukti.

Selain itu, juga 740 kilogram daging kerbau impor, 1.000 kilogram kikil sapi lokal, dan 3 kepala sapi lokal.

Baca juga: Warung Daging Anjing Harus Tutup, Pino Ganti Jualan Wedang Ronde...

Tersangka dijerat pasal 135 juncto pasal 71 ayat 2 Undang Undamg Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun dan denda Rp 4 milliar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X