Wakil Ketua Gerindra Jatim Deklarasi Maju Calon Wali Kota Surabaya Jalur Independen

Kompas.com - 04/07/2019, 17:44 WIB
Advokat dan Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur M. Sholeh KOMPAS.com/GHINAN SALMANAdvokat dan Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur M. Sholeh

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur (Jatim), M Sholeh, mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon wali kota Surabaya melalui jalur independen pada Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.

Sholeh mengatakan, memilih jalur independen karena banyaknya dukungan dari sejumlah kliennya saat menangani perkara hukum. Sholeh diketahui juga merupakan pengacara di Surabaya.

Di sisi lain, kata Sholeh, calon lain yang muncul disebut belum satu level dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sudah menjabat dua periode. 

Dia yakin mampu bersaing dan bertarung dalam kontestasi pilwakot di Kota Surabaya.

"Saya tidak mengatakan saya orang yang terbaik, tidak. Tapi saya ingin mengatakan bahwa saya tinggal di Surabaya lebih dari 20 tahun. Sudah banyak yang saya lakukan untuk proses pembangunan kemanusiaan di Surabaya ini," kata Sholeh saat mendeklarasikan diri di salah satu restoran di Surabaya, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Pulang dari Rumah Sakit, Risma Fokus Pemulihan, Kegiatan Lapangan Dikurangi

Selama 20 tahun itu, Sholeh mengaku sudah banyak mengadvokasi masyarakat terkait persoalan hukum di Surabaya.

Sholeh yakin 15 persen warga Madura diperkirakan akan mendukung dirinya lantaran kedua orangtuanya berasal dari Madura.

Dengan modal itu, ia optimistis akan mendapat dukungan masyarakat untuk bisa maju Pilwakot Surabaya.

"Kita ingin mengajarkan kepada warga Surabaya untuk memilih pemimpin tidak boleh karbitan," ujar dia.

Baca juga: Proyek Basemen Alun-alun Surabaya Dikerjakan Bulan Ini, Jalan Yos Sudarso Ditutup Total

Mengenai tawaran program, Sholeh mengatakan belum memikirkan. Saat ini ia fokus untuk mengumpulkan syarat administrasi untuk bisa maju melalui jalur independen.

"Jangan dulu bicara program, saya ingin mengatakan warga harus diajari memilih pemimpin harus dilihat dari track recordnya, latar belakangnya," kata dia.

Ia menargetkan bisa mengumpulkan 135.000 e-KTP dari warga Kota Surabaya agar bisa memenuhi persyaratan di KPU sebagai calon wali kota dari jalur independen.

"Nah, saya deklarasi di sini agar masyarakat tahu dan siap dimintai fotokopi e-KTP," ujar dia.

Sholeh sebelumnya pernah tercatat pernah mendeklarasikan diri sebagai calon wali kota Surabaya jalur independen pada Pilwakot 2010 dan 2015.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Regional
Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Regional
Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Regional
3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X