Kemenag Balikpapan: Pernikahan Sedarah Tidak Tercatat di KUA dan Penghulu Ilegal

Kompas.com - 04/07/2019, 17:31 WIB
Ilustrasi pernikahan sedarah Shutterstock.comIlustrasi pernikahan sedarah

KOMPAS.com — Kasus pernikahan sedarah yang belakangan viral di Kota Balikpapan merupakan pernikahan ilegal atau tidak resmi.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama ( Kemenag) Kota Balikpapan Hakimin.

Diduga pernikahan tersebut terjadi di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kota Balikpapan.

Baca juga: Cerita di Balik Pernikahan Sedarah, Kakak Menolak Saat Adiknya Dilamar Pria Lain

Bahkan, pihaknya juga telah mengeluarkan surat resmi menyatakan tidak menemukan adanya akta nikah atas nama Ansar di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Balikpapan.

"Kami sudah kroscek dan klarifikasi ke semua KUA se-Balikpapan bahwa tidak ditemukan penghulu yang menikahkan pasangan sedarah tersebut. Kami juga sudah keluarkan surat resminya," ujarnya, Kamis, (4/7/2019).

Terkait pernikahan sedarah itu, pihaknya melalui Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu) telah mengecek langsung ke lokasi kejadian.

Baca juga: Pernikahan Sedarah Asal Bulukumba, Sepupu Jadi Wali Nikah hingga Niat Kabur ke Australia

Menurut Hakimin, pernikahan yang dilakukan pasangan sedarah tersebut merupakan pernikahan siri dan tidak tercatat di KUA.

Lanjutnya, penghulu yang dipanggilnya bukan penghulu resmi dari Kemenag atau KUA.

"Itu jelas penghulu ilegal yang menikahkan, apalagi pasang tarif sampai Rp 2,4 juta. Kalau penghulunya saja ilegal, berarti nikahnya juga ilegal," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunkaltim dengan judul Tak Ada Akta Nikah, Kepala Kemenag Hakimin Sebut Pernikahan sedarah tak Resmi dan Penghulunya Ilegal

 

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X