Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kecewa dengan Hary Tanoe, Pengurus Perindo Sumbar Ramai-ramai Mengundurkan Diri

Kompas.com - 04/07/2019, 16:40 WIB
Perdana Putra,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Sejumlah pendiri dan pengurus Partai Perindo Sumatera Barat (Sumbar), ramai-ramai mundur dari partai yang diketuai Hary Tanoesoedibjo (HT) itu.

Pendiri dan pengurus partai yang mengundurkan diri yaitu HM Tauhid, Wakil Ketua DPW Perindo Sumbar Sahnizar, Ketua DPD Kabupaten Solok Husni Dt Intan Sati, Heny Fitria, HM Ridwan, dan beberapa pengurus dan kader Partai Perindo kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Pendiri Partai Perindo Sumbar, HM Tauhid mengatakan, pengunduran dirinya dilakukan karena kecewa dengan Hary Tanoe yang tidak merealisasikan janji.

"Sebelum Pemilu 2019, saya diminta fokus sebagai caleg untuk mendapatkan kursi. HT menjanjikan akan membantu alat peraga kampanye dan tim relawan, tapi sampai sekarang tidak terealisasi," kata HM Tauhid kepada Kompas com, di Padang, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Gerindra Siapkan Nama Nasrul Abit Bertarung di Pilgub Sumbar

Mantan Ketua Umum DPW Perindo Sumbar itu mengatakan, saat mendirikan Perindo Sumbar, dia berjuang untuk meloloskan Perindo dari verifikasi partai.

"Saat saya menjadi ketua Perindo Sumbar saya bentuk 100 persen kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota hingga kecamatan. Hasilnya, Perindo lolos verifikasi," ujarnya.

Baca juga: Wisata Halal Sumbar, Ini 22 Rumah Makan yang Direkomendasikan Dinas Pariwisata

Saat ini, kata Tauhid, Perindo Sumbar sukses menempatkan tujuh kadernya di legislatif tingkat kabupaten dan kota di Sumbar.

Dia menilai hal itu berkat perjuangan awal para pendiri Perindo Sumbar.

Pengunduran diri HM Tauhid diserahkan kepada Kepala Sekretariat DPW Perindo Sumbar, Zubir, yang akan diteruskan ke DPP Perindo.

Penjelasan Perindo

Terkait pengunduran diri tersebut, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq memberikan klarifikasi.

Rofiq mempertanyakan pernyataan pengunduran diri mantan Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Barat H M Tauhid.

Tauhid, kata Rofiq, mengaku mengundurkan diri pada 4 Juli 2019. Padahal DPP Partai Perindo telah mengganti posisi Tauhid sejak 20 Oktober 2018.

“Pengunduran diri Saudara Tauhid mengatasnamakan pengurus partai sangat tidak tepat. Mengingat Saudara Tauhid bukan lagi sebagai pengurus partai, karena sudah diganti sejak 20 Oktober 2018," kata Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, dalam keterangan resminya, Kamis.

Rofiq mengatakan, penggantian pengurus tersebut terkait kinerja Tauhid.

“Karena alasan kinerja dan kurang memenuhi persyaratan pemenangan,” ujarnya.

DPP Perindo, lanjutnya, menghormati sikap politik masing-masing kader dalam menentukan pilihan.

“Karena itu hak politik setiap orang. Saya berharap semua saling menghormati dan tidak saling melukai,” tutur Rofiq.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com