Kebakaran Lahan di Riau Berdekatan dengan Kebun Sawit Perusahaan, Penyebab Diselidiki

Kompas.com - 04/07/2019, 06:39 WIB
Tim Satgas Karhutla Rohil melakukan pemadaman titik api di lahan yang terbakar, yang berdekatan dengan kebun sawit PT Jatim Jaya Perkasa di Desa
Teluk Bano, Kecamatan Pekaitan, Rohil, Riau, Rabu (3/7/2019). IDONTim Satgas Karhutla Rohil melakukan pemadaman titik api di lahan yang terbakar, yang berdekatan dengan kebun sawit PT Jatim Jaya Perkasa di Desa Teluk Bano, Kecamatan Pekaitan, Rohil, Riau, Rabu (3/7/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Lokasi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Desa Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, berdekatan dengan kebun sawit milik PT Jatim Jaya Perkasa. Pihak kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Hingga Rabu (3/7/2019) sore menjelang malam, Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD di Rohil, serta dibantu sejumlah masyarakat Desa Teluk Bano II, masih melakukan pemadaman api. 

Pemadaman titik api dilakukan oleh petugas di dua lokasi. Kedua titik api ini tidak berjarak jauh, yang hanya dibatasi kanal dengan lebar sekitar tiga meter.

Ternyata, lahan yang ada di sebelah barat, berjarak sangat dekat dengan kebun sawit PT Jatim Jaya Perkasa tersebut.

Baca juga: Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan yang Mendekat ke Permukiman

Namun, hingga kini belum diketahui siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut, apakah milik perusahaan atau masyarakat. Yang jelas lahan itu sebagian sudah ditanami sawit, dan sebagian masih semak belukar tanah gambut.

"Kita belum tahu persis siapa pemilik lahan yang terbakar ini. Nanti akan segera kita cari tahu dan ini sedang penyelidikan," ungkap Kabag Ops Polres Rohil Kompol Antoni Lukman Gaol saat ditemui Kompas.com di lokasi karhutla, Rabu.

Di samping melakukan pemadaman, kata dia, pihak kepolisian juga akan menyelidiki penyebab kebakaran lahan tersebut. Dari hasil penyelidikan akan diketahui dari mana sumber api.

"Setelah api ini benar-benar padam, lokasi yang terbakar akan kita police line (garis polisi), yang menandakan bahwa lahan ini sedang dalam pengawasan Polres Rohil," jelas Antoni.

Baca juga: 5 Fakta Karhutla di Sumatera, Terdeteksi 59 Titik Panas hingga Terbanyak di Riau, 27 titik

Tiga hari berjibaku padamkan karhutla

Diberitakan sebelumnya, karhutla di Desa Teluk Bano, Kecamatan Pekaitan, Rohil, cukup parah. Petugas gabungan masih berupaya memadamkan api.

Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais pada Kompas.com mengatakan, pemadaman karhutla di Teluk Bano sudah berlangsung tiga hari.

Meski sempat padam, namun titik api kembali muncul akibat cuaca panas dan angin kencang.

"Hari ini titik api muncul lagi. Padahal kemarin sudah kita padamkan. Sedangkan luas lahan yang terbakar sekitar 50 hektar," ucap Sasli, Rabu.

Dia mengaku cukup sulit memadamkan api, karena tanah gambut yang cukup dalam.

"Di sini kedalaman gambut sekitar dua meter. Ini yang menyebabkan kita cukup kesulitan memadamkan api di dalam gambut. Selain itu, cuaca panas dan asap tebal di lokasi," akui Sasli.

Baca juga: Mereka yang Berjuang Padamkan Kebakaran Lahan Saat Berpuasa...



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Regional
Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Regional
Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Regional
Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Regional
Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Regional
Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Regional
Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Regional
Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Regional
Pembunuh Sadis yang Diduga Gangguan Jiwa Masih Berkeliaran dan Membuat Warga Panik

Pembunuh Sadis yang Diduga Gangguan Jiwa Masih Berkeliaran dan Membuat Warga Panik

Regional
Pengamat: Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Memungkinkan Pilkada Ditunda

Pengamat: Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Memungkinkan Pilkada Ditunda

Regional
Berkebun, Cara Warga Desa di Ciamis Berjuang di Tengah Pandemi

Berkebun, Cara Warga Desa di Ciamis Berjuang di Tengah Pandemi

Regional
Wanita yang Hilang 8 Bulan dan Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong Depresi Orangtua Meninggal

Wanita yang Hilang 8 Bulan dan Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong Depresi Orangtua Meninggal

Regional
Arisan RT Digelar, 16 Orang Positif Covid-19

Arisan RT Digelar, 16 Orang Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X