Setelah Dirawat 14 Hari, Harimau Sumatra Inung Rio Akhirnya Mati

Kompas.com - 04/07/2019, 05:55 WIB
Seekor anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) terperangkap dalam kerangkeng yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar di hutan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (15/4). BKSDA setempat menunda mengevakuasi harimau sumatra betina berumur kurang dari dua tahun tersebut karena adanya dua ekor harimau yang berkeliaran serta untuk menghindari konflik antara masyarakat dengan satwa dilindungi itu. ANTARA FOTO/Muhammad Arif PribadiSeekor anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) terperangkap dalam kerangkeng yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar di hutan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (15/4). BKSDA setempat menunda mengevakuasi harimau sumatra betina berumur kurang dari dua tahun tersebut karena adanya dua ekor harimau yang berkeliaran serta untuk menghindari konflik antara masyarakat dengan satwa dilindungi itu.
Editor Rachmawati

PEKANBARU, KOMPAS.com – Harimau sumatra jantan yang diberi nama Inung Rio, akhirnya mati setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Dharmasraya (PRHSD).

Sebelum mendapatkan perawatan, pada Maret 2019 lalu, Inung Rio ditemukan terjerat di Desa Sangar, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Riau, oleh salah satu pekerja di perusahaan PT Gemilang Cipta Nusantara (RAPP Group) di kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Inung Rio kemudian diveakuasi Wildlife Rescue Unit (WRU) yang terdiri atas BBKSDA Riau dan PRHSD.

Baca juga: Seekor Harimau Sumatera Terjerat di Hutan Pelalawan Riau

Untuk mengevakuasi Inung Rio, tim membutuhkan waktu selama 22 jam untuk menuju lokasi. Tim juga harus melewati sungai dengan perahu kecil lalu dilanjutkan perjalanan dengan kendaraan darat untuk sampai ke PRHSD Dharmasraya, Sumatera Barat.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Kepala BKSDA Sumatera Barat Erly Sukrismanto yang diterima Antara pada Rabu (3/7/2019) malam, selama 14 hari Inung Rio menjalani masa karantina untuk observasi dan perawatan intensif.

Inung Rio dirawat mulai 25 Maret hingga 11 April 2019 karena luka parah di bagian kaki depan kiri dan sempat demam lebih dari 40 derajat celsius.

Selama dikarantina, harimau berumur tiga tahun dengan berat 95 kilogram saat ditemukan itu, terlihat masih beraktivitas normal dan sifat keliarannya masih ada.

Sifat kewaspadaan Inung Rio juga masih tinggi dan langsung mengeluarkan suara peringatan ketika didekati manusia. Selain itu nafsu makan sangat baik ketika diberi daging babi.

Baca juga: Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

Sampai 12 April 2019, kondisi Inung Rio baik dan tidak memperlihatkan sakit serius.

Namun Minggu (14/4), harimau sumatra jantan itu terlihat mengalami penurunan aktivitas.

Hasil pengamatan menunjukkan rambut Inung Rio rontok, air liur berlebih (hypersalivasi), mata berair (hiperlakrimasi) dan hilangnya nafsu makan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X