Viral Video Pasien Ditandu Selama 2 Jam, Ini Tanggapan Bupati

Kompas.com - 04/07/2019, 00:11 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

MAKASSAR, KOMPAS.com – Bupati Selayar Basli Ali menanggapi video yang viral di media sosial tentang seorang warga yang sakit dan ditandu selama 2 jam sebelum akhirnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit.

Basli Ali membenarkan bahwa lokasi di dalam video tersebut berada di Kampung Tola, Selayar. Basli mengakui, akses jalan menuju Kampung Tola tidak bisa dilalui oleh mobil.

"Oh video itu ya. Memang, di daerah itu tidak bisa dilalui mobil, hanya bisa dilalui motor," ujar Basli saat dikonfirmasi, Rabu (3/7/2019).

Baca juga: Viral, Kisah Ibu Hendak Melahirkan Ditandu 3 Km dan Terjebak Lumpur


Basli mengatakan, Kampung Tola merupakan kampung musiman yang hanya terdapat 18 rumah yang dihuni oleh 45 orang. Menurut dia, warga baru berdatangan dan tinggal sementara di wilayah tersebut pada musim panen dan pengolahan kopra.

Menurut Basli, sebelum video tersebut beredar di media sosial, pihaknya telah merencanakan pembangunan jalan ke Kampung Tola.

“Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak bisa mengandalkan anggaran daerah saja, karena kecil. Harus ada bantuan anggaran dari Provinsi Sulawesi Selatan dan anggaran dari pemerintah pusat,” kata Basli.

Sebelumnya, video berdurasi 1 menit 50 detik tersebar di media sosial dan menjadi viral. Berbagai tanggapan warganet ikut mengomentari video pasien yang ditandu menggunakan sebatang bambu dan kain sarung dengan berjalan kaki selama 2 jam.

 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X