Dicekoki Obat Anti Mabuk, Siswi SMP di Sumedang Diperkosa 5 Orang

Kompas.com - 03/07/2019, 16:42 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

SUMEDANG, KOMPAS.com - Salah seorang siswi SMP asal Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga diperkosa lima orang sekaligus.

Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Dede Iskandar membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Melawan Saat Hendak Diperkosa, Ibu dan Anak Ini Disiksa Serta Digunduli

Saat ini, kata Dede, kelima pelaku pemerkosa sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditangkap.

"Jadi itu, korbannya satu orang, diperkosa sama lima orang. Kelima pelaku sudah diamankan, identitasnya dirahasiakan ya," ujar Dede, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/7/2019).

Dede menuturkan, kronologis kejadiannya, sebelum diperkosa secara bergiliran, korban dicekoki obat anti mabuk yang bebas dijual di pasaran hingga mabuk dan terlelap.

Baca juga: Nyaris Diperkosa, Dokter di Afrika Selatan Gigit Lidah Pria Mesum hingga Putus

Setelah tidak sadarkan diri, korban kemudian diperkosa secara bergiliran. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Tanjungmedar pada Sabtu (29/6/2019).

"Laporannya diterima Unit Perindungan Perempuan dan Anak (PPA) kemarin. Setelah menerima informasi seluruh pelaku sudah kami tangkap," kata dia. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

Regional
Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Regional
5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

Regional
Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Regional
Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

Regional
'Kacung WHO' dan 'Tua Bego', Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

"Kacung WHO" dan "Tua Bego", Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

Regional
BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

Regional
Orangtua Siswa Positif Corona, SMP di Kota Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Orangtua Siswa Positif Corona, SMP di Kota Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Regional
Plt Wali Kota Medan Positif Covid-19, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

Plt Wali Kota Medan Positif Covid-19, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Agustus 2020

Regional
Hutan Baluran Situbondo yang Terbakar Meluas Capai 15 Hektar

Hutan Baluran Situbondo yang Terbakar Meluas Capai 15 Hektar

Regional
Identitas Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya Belum Diketahui

Identitas Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya Belum Diketahui

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X