Pemkot Bogor Siapkan Rp 14 Miliar untuk Percantik Jalan Suryakencana

Kompas.com - 03/07/2019, 15:01 WIB
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menggelar lapak dagangannya di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Rabu (3/7/2019). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun ini menganggarkan Rp 14 miliar untuk menata kawasan tersebut. Para PKl yang berjualan di sana akan direlokasi. RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah pedagang kaki lima (PKL) menggelar lapak dagangannya di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Rabu (3/7/2019). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun ini menganggarkan Rp 14 miliar untuk menata kawasan tersebut. Para PKl yang berjualan di sana akan direlokasi.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk menata kawasan Jalan Suryakencana. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk membangun jalur pedestrian, relokasi pedagang kaki lima, dan menata gang-gang di lokasi tersebut.

"Tujuannya menghidupkan, melakukan normalisasi dari akses-akses gang yang menghubungkan antara Jalan Suryakencana dan Jalan Roda," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Rabu (3/7/2019).

Bima mengatakan, untuk tahap awal, para PKL yang berjualan di sepanjang kawasan pecinan itu akan direlokasi ke gang-gang yang ada di sana. Bima menyebut, ada tujuh koridor gang yang bakal disiapkan untuk menampung PKL.

Baca juga: Pemkot Bogor Tetapkan Jalan Suryakencana sebagai Kawasan Heritage


Bima mengatakan, saat ini progres penataan tersebut sudah masuk ke dalam tahap tender. Jika berjalan mulus, penataan akan segera dimulai.

"Tendernya tahun ini. Target beres Desember. Sekarang sudah masuk fase penawaran, kalau tidak ada gagal lelang, nanti 23 Juli mulai pengerjaan," kata Bima.

Dari data yang ada, jumlah PKL yang akan direlokasi sebanyak 140 pedagang. Nantinya, lapak jualan mereka yang baru akan dipercantik dan dibuat minimalis agar tidak menganggu pengguna jalan.

Meski begitu, Bima belum bisa memastikan apakah semua pedagang dapat dipindahkan ke tujuh koridor itu. Jika tidak, menurut Bima, maka ada tempat lain yang disediakan.

“Jadi trotoar dari mulai Gang Aut sampai Bata rapih. PKL ini kita harapkan semuanya masuk ke situ. Tapi kalau tidak, ada beberapa lokasi lain,” kata Bima.

Baca juga: Bupati Bogor Minta Jokowi Lanjutkan Proyek Jalur Puncak II

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wawan Gunawan menjelaskan, nantinya penataan akan dilengkapi ruang terbuka hijau (RTH) dengan luas satu meter. Sementara dua meter disiapkan untuk jalur pedestrian.

Selain itu, juga akan dilengkapi ornamen jalan seperi kursi, penerangan jalan umum (PJU), hingga utilitas dan salurannya.

"Jadi penataan PKL ini merupakan program penataan Suryakencana yang akan dibangun 2019 ini," kata Wawan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X