4 Fakta Mucikari Tipu Warga Lumajang, Mengaku Punya Tabungan Rp 115 Miliar dan Tambang Batu Bara

Kompas.com - 03/07/2019, 11:19 WIB
Retno ditangkap polisi setelah diduga melakukan sejumlah penipuan. KOMPAS.com/A. FaisolRetno ditangkap polisi setelah diduga melakukan sejumlah penipuan.
Editor Rachmawati

KOMPAS,com - Dwi retno (56), diserahkan warga ke setelah berusaha menipu Tuhan (39), warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Modus yang digunakan perempuan yang berprofesi sebagai mucikari tersebut adalah mengaku sebagai pemilik tambang batu bara di Kalimantan untuk mengelabui calon korban.

Berikut 4 fakta dari kasus penipuan tersebut.

1. Mengaku pemilik tambang batu bara

Ilustrasi batu baraKOMPAS/ADI SUCIPTO Ilustrasi batu bara
Kepada Tuhan, warga Kecamatan Pasirian, Retno alias Siska mengaku memiliki tambang batu bara di Kalimantan.


Selain itu, dia juga mengatakan memiliki hotel dan tabungan sebanyak Rp 115 miliar.

Kepada polisi, Retna mengaku akan memberi Tuhan uang sebesar Rp 5 miliar, jika mau menyenangkannya dengan menemani ke mana dia mau.

Baca juga: Pelaku Tewas, Polisi Tutup Dugaan Tindak Pidana Penipuan yang Menimpa Mbah Klumpuk

2.Pernah dipenjara kasus yang sama

Ilustrasi penjara.. Ilustrasi penjara.
Dwi Retno pernah di penjara di Jawa Barat dengan kasus yang sama. Dalam pengakuannya, saat itu ia menipu sebanyak dua kali sebesar Rp 6 juta dan Rp 10 juta.

Hal tersebut dijelaskan Kapolres Lumajang AKBP M Arsal. Ia mengatakan awalnya Dwi Retno mengaku sebagai warga Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang.

Namun ia tidak memiliki KTP untuk memperkuat pengakuannya tersebut.

Baca juga: Cerita Nenek 72 Tahun Gagalkan Aksi Penipuan, Korban Terseret 20 Meter dan Pelaku Tiba-tiba Tewas

3. Dicari oleh banyak orang

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal menjelaskan jika ia mendapatkan informasi dari media sosial jika Dwi Retno dicari oleh banyak orang karena melakukan penipuan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dendam dengan Suami, Jadi Motif Dewi Bunuh 2 Balita Kembar

Dendam dengan Suami, Jadi Motif Dewi Bunuh 2 Balita Kembar

Regional
Bandara Supadio Pontianak Lumpuh karena Kabut Asap, 37 Penerbangan Dibatalkan

Bandara Supadio Pontianak Lumpuh karena Kabut Asap, 37 Penerbangan Dibatalkan

Regional
9 Korban Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi Hendak ke Gereja

9 Korban Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi Hendak ke Gereja

Regional
Kabut Asap Semakin Tebal, Dinas Kesehatan Wajibkan Warga Kenakan Masker Saat Keluar Rumah

Kabut Asap Semakin Tebal, Dinas Kesehatan Wajibkan Warga Kenakan Masker Saat Keluar Rumah

Regional
Ini Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Irigasi

Ini Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Irigasi

Regional
Mahfud MD: Presiden Perlu Panggil Pimpinan KPK untuk Diskusi

Mahfud MD: Presiden Perlu Panggil Pimpinan KPK untuk Diskusi

Regional
Fakta Terkini Kecelakaan di Tol Jagorawi, Akibat Ban Pecah hingga 3 Tewas

Fakta Terkini Kecelakaan di Tol Jagorawi, Akibat Ban Pecah hingga 3 Tewas

Regional
Gas Amonia Bocor dari Pabrik Es, Warga Berhamburan Lari ke Pantai

Gas Amonia Bocor dari Pabrik Es, Warga Berhamburan Lari ke Pantai

Regional
Udara Sangat Tidak Sehat, Libur Sekolah di Pontianak Diperpanjang hingga Selasa

Udara Sangat Tidak Sehat, Libur Sekolah di Pontianak Diperpanjang hingga Selasa

Regional
Cakupan Pengobatan HIV-AIDS Indonesia Terburuk di Asia Pasifik

Cakupan Pengobatan HIV-AIDS Indonesia Terburuk di Asia Pasifik

Regional
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Kalsel Terserang ISPA, Puskesmas Diminta Buka 24 Jam

Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Kalsel Terserang ISPA, Puskesmas Diminta Buka 24 Jam

Regional
Kabut Asap Semakit Tebal, Ribuan Warga Gelar Shalat Minta Hujan

Kabut Asap Semakit Tebal, Ribuan Warga Gelar Shalat Minta Hujan

Regional
Kabut Asap Pekat Berdampak Keterlambatan Penerbangan di Riau

Kabut Asap Pekat Berdampak Keterlambatan Penerbangan di Riau

Regional
Ini Alasan Mahfud MD Sebut KPK Tidak Bisa Serahkan Mandat ke Presiden

Ini Alasan Mahfud MD Sebut KPK Tidak Bisa Serahkan Mandat ke Presiden

Regional
Ditangkap, Buruh Bangunan Mengakui Perkosa Keponakan Sendiri

Ditangkap, Buruh Bangunan Mengakui Perkosa Keponakan Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X