Satelit Pantau 6 Titik Panas di Oksibil, Rute Hilangnya Heli MI-17

Kompas.com - 02/07/2019, 17:04 WIB
Helikopter MI-17 milik Penerbad TNI ADistimewa Helikopter MI-17 milik Penerbad TNI AD

KOMPAS.com - Sebanyak enam titik panas terpantau citra satelit di rute helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak pada hari Jumat (28/6/2019).

Titik panas tersebut terpantau di wilayah sekitar Oksibil, Kabupaten Bintang, Papua. Sebelumnya, citra satelit hanya mendeteksi lima titik panas di lokasi hilangnya helikopter yang mengangkut 12 penumpang. 

"Ada sinyal-sinyal atau titik panas yang didapat dari citra satelit, kemarin ada lima titik sekarang di enam titik," kata Marsma Tri Bowo Budi Santoso di Sentani, Papua, Senin (1/7/2019), seperti dilansir dari Antara.


Baca juga: Heli TNI AD Hilang Kontak Saat Muncul Awan Kumulonimbus

Seperti diketahui, TNI dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138, di beberapa lokasi di sekitar Oksibil. 

Helikopter tersebut tiba-tiba hilang kontak saat menjalankan misi mengirimkan logistik bagi para prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

"Pada pukul 11.44 WIT heli MI-17 take off dari Bandara Oksibil menuju Sentani. Sesuai perkiraan estimasi waktu seharusnya heli MI-17 mendarat di Sentani pukul 13.11 WIT. Namun, sampai dengan saat ini belum ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan heli tersebut," ujar Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi, Jumat malam. 

Baca juga: Ini Identitas 12 Penumpang Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak di Papua

Artikel ini telah tayang di Antara dengan judul: Citra satelit deteksi enam titik panas di lintasan helikopter MI 17 hilang kontak

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X