Upaya Menaklukkan Cuaca Ekstrem Pegunungan Bintang demi Temukan Heli TNI AD

Kompas.com - 02/07/2019, 16:32 WIB
Kondisi pegunungan di Kabupaten Pegunungan Bintang, PapuaDok Pendam XVII Cenderawasih Kondisi pegunungan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua

Baca juga: Pesawat Pencari Heli TNI yang Hilang Kontak Gagal Masuk Pegunungan Bintang

Saat tim SAR darat menyisir Gunung Aproup, Distrik Oksop, tim tidak bisa bergerak secara vertikal karena kondisinya sangat curam.

"Tim harus jalan memutari gunung untuk bisa naik ke Gunung Aproup, tidak bisa potong jalan, harus pakai alat yang lebih spesifik lagi," tuturnya.

Pencarian yang dilakukan oleh tim udara pun memiliki tantangan yang tidak mudah karena proses perubahan cuaca yang sangat cepat.

Umumnya proses pencarian hanya bisa dilakukan pada pagi hingga siang hari, karena setelah itu kabut sudah turun menutupi daratan.

"Kemarin (Senin) pada proses pencarian pada penerbangan ketiga, Heli Bell terpaksa harus kembali karena tiba-tiba cuaca berubah," ucapnya.

Hingga hari kelima, proses pencarian Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Pegunungan Bintang belum menemukan titik terang.

Sudah ada beberapa titik yang dijadikan titik prioritas pencarian, seperti Gunung Mol dan Gunung Aproup, Distrik Oksop, yang sayangnya belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut.

Kini proses pencarian telah diperluas hingga ke Distrik Kaureh dan Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X