Selundupkan Narkoba ke Bali, Warga Nepal Sembunyikan Sabu di Saluran Pencernaan

Kompas.com - 02/07/2019, 12:38 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.

DENPASAR, KOMPAS.com - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap 2 orang pria warga negara Nepal, dengan inisial NMG (33) dan JKT (27). Keduanya ditangkap karena berusaha menyelundupkan narkoba ke Bali.

NMG tiba sekitar pukul 01.15 Wita menggunakan pesawat Air Asia FD 398 rute Bangkok-Denpasar. Setelah melewati pemeriksaan x-ray, petugas Bea Cukai kemudian melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan miliknya.

Petugas kemudiaan memeriksa tubuh pelaku dengan rontgen di rumah sakit. Hasilnya, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan NMG.

Diduga, pelaku menyimpan narkoba jenis Sabu di saluran pencernaannya.

Baca juga: Pengedar Sembunyikan Sabu di Sandal

"Setelah dilakukan upaya pengeluaran, kedapatan bahwa benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan yang bersangkutan adalah narkotika," kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono dalam keterangan pers di Kuta, Bali, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Meronta dan Berusaha Kabur, Kaki Pengedar Sabu Ditembak

Setelah menangkap NMG, petugas Bea Cukai berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil meringkus JKT yang tiba sehari sebelumnya di Bali.

JKT ditangkap di salah satu pusat perbelanjaan di Bali.

Dari NMG, petugas menyita narkoba jenis methamphetamine yang dikemas dalam 63 bungkusan plastik seberat total 506,53 gram netto. Sedangkan, dari tangan JKT, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah plastik kemasan roti berisi kristal bening seberat 216,89 gram netto.

Total, polisi berhasil mengamankan barang bukti seberat 723,42 gram netto.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 9 Kilogram di Palembang

Atas perbuatannya, NMG dan JKT dapat dijerat dengan tuntutan hukuman maksimal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X