Sampah Bangkai Ayam Tebar Aroma Busuk di Jalan Menuju Telaga Sarangan

Kompas.com - 02/07/2019, 08:53 WIB
Sampah ayam yang dibuang di bawah jembatan Gemah, Desa Pacalan menebarkan aroma busuk di jalur menuju destinasi wisata telaga Sarangan. KOMPAS.com/SUKOCOSampah ayam yang dibuang di bawah jembatan Gemah, Desa Pacalan menebarkan aroma busuk di jalur menuju destinasi wisata telaga Sarangan.

MAGETAN , KOMPAS.com  -  Kasus belasan karung berisi sampah bulu ayam dan usus yang membusuk di bawah jembatan Gemah, Desa Pacalan, pada jalan menuju destinasi wisata Telaga Sarangan mengundang perhatian aparat setempat. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Saif Muchlisun mengatakan, pihaknya akan mencari pihak yang membuang bangkai ayam ke sungai di Desa Pacalan tersebut. 

Dinas Lingkungan Hidup akan mengumpulkan semua peternak dan pedagang ayam di Magetan terkait kasus bangkai ayam dibuang ke sungai, tersangkut di jembatan Gemah, hingga menimbulkan bau tak sedap. 

“Kami cari yang berbuat itu untuk mempertanggungjawabkan. Nanti kami kumpulkan para pengusaha ayam untuk peduli terhadp lingkungan,” ujar Saif melalui WhatsApp, Senin (01/07/2019).

Baca juga: Sampah Bertumpuk di Bawah Jembatan Gemah, Jalur ke Telaga Sarangan Berbau Tak Sedap

Selain akan mencari pelaku pembuang sampah bangkai ayam, pihak Dinas Lingkungan Hidup juga akan segera mengambil bangkai ayam yang menimbulkan bau tak sedap tersebut.

“Secepatnya kami ambil,” kata Saif.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat belasan karung berisi sampah bulu ayam, usus ayam, hingga kaki ayam menumpuk di bawah jembatan Gemah, Desa Pacalan.

Kepala Desa Pacalan Agus Suharto saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, sampah bangkai ayam yang menumpuk di bawah jembatan itu diduga dibuang oleh pedagang ayam yang tidak mau membuang sampah ke pembuangan sampah terdekat.

Pembuangan sampah bangkai ayam menurut Agus sudah berlangsung sejak lama, namun karena konstruksi jembatan Gemah yang dibangun tahun 2017 memiliki bagian kolong sehingga sampah yang dibuang tersebut tersangkut di area kolong jembatan.

“Kalau dulu dibuang langsung hanyut  ke sungai, sekarang menumpuk di bawah jembatan sampai busuk,” imbuhnya.

Baca juga: Terpeleset Saat Ambil Air, Pengunjung Telaga Sarangan Tewas Tenggelam

Dari pantauan Kompas.com di bawah jembatan Gemah Desa Pacalan terlihat bertumpuk belasan karung yang berisi bangkai ayam yang menebarkan aroma busuk tersebut telah berbelatung. 

Karung-karung sampah tersebut berserakan di aliran sungai yang masih digunakan oleh warga untuk pengairan sawah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

Regional
Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Regional
Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Regional
Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Regional
Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Regional
Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Regional
Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Regional
Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Regional
Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X