Wanita Pembawa Anjing ke Dalam Masjid Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 02/07/2019, 05:15 WIB
DKM Masjid Al Munawarah beserta Kuasa Hukum melakukan konferensi pers terkait rencana pelaporan wanita yang membawa anjing ke dalam masjid, dalam hal ini yang terlapor adalah SM (52). Afdhalul IkhsanDKM Masjid Al Munawarah beserta Kuasa Hukum melakukan konferensi pers terkait rencana pelaporan wanita yang membawa anjing ke dalam masjid, dalam hal ini yang terlapor adalah SM (52).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Munawaroh, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, melaporkan SM (52) atas dugaan penistaan agama yang terjadi di Masjid Al Munawarah.

Laporan tersebut dibuat dengan nomor laporan LP /B/305/VII/2019/JBR/Polres Bogor tanggal 1 Juli 2019.

Kuasa Hukum Masjid Jami Al Munawaroh, Endy Kusuma Hermawan mengatakan, dalam pelaporan itu, kliennya selaku pihak masjid melaporkan SM atas tiga kasus berbeda.

Laporan itu dibuat lantaran SM telah melakukan perbuatan yang berdampak untuk keutuhan keberagaman dalam NKRI.

"Jadi ada 3 pasal menjadi tuntutan kita menjadi bahan kita melaporkan SM ke Polres Bogor dan tentunya kita berharap polisi dapat mengungkapkan motif kenapa SM dapat melakukan perbuatan yang dampaknya bisa sangat berbahaya untuk keutuhan NKRI karena ini adalah tempat ibadah umat islam," ungkapnya di lokasi, Senin (1/7/2019).

Baca juga: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid di Bogor Punya Riwayat Gangguan Jiwa

Adapun tiga pasal tersebut yakni, pertama mengenai kasus dugaan penistaan terhadap agama karena SM membawa anjing dan tidak melepas alas kaki saat masuk ke masjid.

"Tim advokat mendampingi sekretaris DKM Ruslan untuk melaporkan SM atas perbuatannya pada tanggal 30 Juni memasuki masjid menggunakan sepatu dan membawa anjing lalu melepasnya di area tempat shalat," ujarnya.

Kedua, tuduhan perbuatan yang tidak menyenangkan karena DKM Al Munawaroh dituduh SM telah menikahkan suaminya dan tuduhan itu pun dibantah bahwa tidak ada pernikahan suami SM di masjid tersebut.

"Lalu kedua kami melaporkan SM atas tuduhannya perbuatan tidak menyenangkan karena menuduh DKM menikahkan suaminya dan tuduhan itu tidak benar," terangnya

Kemudian kata dia, pasal penganiayaan terhadap salah satu keamanan masjid bernama Ishak. Insiden itu terjadi saat ia memberi peringatan dan membujuk SM keluar. Namun Ishak mendapat pukulan di bagian bibir.

"Lalu kami juga melaporkannya atas perbuatan SM melakukan penganiayaan terhadap salah satu keamanan masjid, tadi kami sempat berkonsultasi dengan kanit Reskrim di unit 2 dan berdiskusi dengan para penyidik mengenai pasal yang diterapkan termasuk juga dengan proses yang masih berlangsung dan pak Ishak yang menjadi saksi pelapor juga dimintai keterangannya," bebernya.

Baca juga: Ini Kronologi Wanita Bawa Anjing Masuk ke Dalam Masjid di Bogor

Sementara ini terlapor SM telah diamankan Polres Bogor dan masih dilakukan observasi di RS Kramat Jati, Jakarta.

"Jadi kami akan mengadvokasi terus kinerja Polres Bogor dalam hal menanggapi apa yang sudah terjadi dan memberikan hukuman atas apa yang dilakukan SM dan tentunya juga mengenai pasal penistaan agama itu juga masih dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X