Menambang di Hutan, Ratusan Alat Berat Perusahaan Tambang Disegel

Kompas.com - 01/07/2019, 22:30 WIB
Bareskrim polri dan polda Sultra menyegel alat berat milik perusahaan tambang nikel di Konawe karena menambang tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan (foto dokumen polda Sultra KIKI ANDI PATIBareskrim polri dan polda Sultra menyegel alat berat milik perusahaan tambang nikel di Konawe karena menambang tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan (foto dokumen polda Sultra

Ia menjelaskan bahwa tindakan kepolisian tersebut tidak berkaitan dengan kerusakan lingkungan.

Ada oknum "bermain"

Dihubungi terpisah, Site Manager PT OSS (Obsidian Stainless Steel), Rusmin Abdul Gani, mengaku tidak mengetahui lokasi pengambilan tanah uruk itu masuk ke kawasan hutan.

Dijelaskannya, PT OSS hanya membeli tanah uruk untuk timbunan dari kontraktor. Soal apakah kontraktor membeli tanah itu kepada pemilik lahan, pihaknya tidak tahu proses izinnya seperti apa.

"Kontraktor ini ada beberapa di antaranya Buana Celebes dan warga setempat yang juga menjadi kontraktor dan menyuplai tanah untuk PT OSS, “kata Rusmin dikonfirmasi, Senin malam.

Adapun soal penyegelan sejumlah alat berat milik PT OSS, pihaknya juga akan menyelidikinya secara internal. Sebab, alat berat milik PT OSS yang berada di lokasi pengerukan tanah tidak diketahui oleh pimpinan perusahaan dan diduga ada oknum yang bermain.

“Kenapa sampai ada 30 dump truck milik PT OSS di lokasi, sebab alat berat PT OSS itu untuk pengangkutan secara internal saja, mulai dari jeti sampai pabrik. Kita akan selidiki secara internal dan kita mungkin akan mencari oknumnya," tegasnya.

Baca juga: 7 Fakta Bencana Alam di Bengkulu, 4 Penyebab Banjir hingga Perusahaan Tambang Bantah Jadi Biang Keladi Bencana

Kendati demikian, Rusmin yang baru menjabat sebagai Site Manager PT OSS ini menegaskan tetap mendukung upaya hukum yang dilakukan kepolisian. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan komunikasi, memberikan keterangan agar proses ini jelas dan terang benderang, dan siapa yang bertanggung jawab.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X