Perampok Lintas Wilayah Sumatera Rampok Emas 1 Kg, Dua Ditembak Polisi

Kompas.com - 01/07/2019, 20:28 WIB
Ilustrasi Senjata Api atau Pistol TOTO SIHONOIlustrasi Senjata Api atau Pistol

 

MEDAN, KOMPAS.com - Tak kurang dari 1 kilogram emas diamankan Satreskrim Polres Langkat, Sumatera Utara dari kawanan perampok bersenjata api beranggotakan 3 orang dalam operasi penangkapan akhir pekan lalu.

Dua di antaranya 'dihadiahi' timah panas karena mencoba melarikan diri. Komplotan itu sering beraksi di sejumlah wilayah di Sumatera.

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fahtir mengatakannya kepada wartawan, Senin (1/7/2019).

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan yang Tewaskan Purnawirawan TNI AL

Dikatakannya, dalam operasi penangkapan yang dilakukan Kamis (27/6/2019) lalu, petugas berhasil menangkap tiga tersangka yakni SA, RI, dan HS. Ketiganya kerap beroperasi di Riau, Langkat, dan Medan.

Dikatakannya, tersangka SA warga Kabupaten Langkat, ditangkap pada pukul 05.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Dari SA, petugas  menyita sebilah pisau sangkur dan  satu pucuk senjata api rakitan dengan jenis Revolver beserta 49 peluru. 

Dari hasil interogasi, SA mengatakan barang berbahaya itu milik rekannya, RI warga Jawa Tengah dan temannya HR.

"Saat hendak diamankan kedua pelaku sempat bersembunyi di hotel kelas Melati di Kecamatan Medan Selayang. Saat itu keduanya melawan. Akhirnya dilumpuhkan di kakinya," katanya.

Baca juga: Pasca Perampokan di Toko Emas, Polisi Imbau Pemilik Pasang Teralis

Dijelaskan Fathir, para tersangka merupakan komplotan perampok yang kerap menggunakan senjata api untuk melakukan aksinya dengan menyasar rumah warga maupun toko emas.

Dari pengakuan ketiga tersangka kelompok ini sudah melakukan 10 kali perampokan di berbagai wilayah di Sumatera.

"Rencananya, mereka juga akan merampok toko emas di Kota Siantar dan Medan,” ungkapnya.

Dalam penangkapan ini, pihaknya telah mengamankan  barang bukti berupa satu unit sepeda motor merek Honda Supra warna hitam, sepucuk senjata api jenis FN warna Silver, amunisi 23 butir, emas satu plastik diperkirakan seberat 1 kg, 2 unit  handphone, 1 buah kunci T, 1 set kunci dan 1 bilah pisau.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 Undang-undang nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan Pasal 363 ayat 1KUH Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X