Kompas.com - 01/07/2019, 17:44 WIB
Ilustrasi PPDB RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi PPDB

 

PONTIANAK, KOMPAS.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah berlangsung di sejumlah SMP di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sejak Senin (1/7/2019) pagi.

Antusiasme orangtua pun sangat tinggi. Di SMP 4 Pontianak Timur, misalnya, puluhan orangtua rela antre sejak pukul 05.00 WIB. Padahal, pembukaan pendaftaran PPDB dengan sistem zonasi tersebut, baru dimulai pukul 08.00 WIB.

"Kami takut kalau terlambat, anak saya tidak diterima. Apalagi ini menggunakan sistem zonasi," kata Nurhasanah, satu di antara orangtua siswa saat ditemui, Senin pagi.

Baca juga: Pengumuman PPDB Sempat Ditunda, Dinas Pendidikan Banten Klaim Tak Ada Masalah

Kendati telah selesai mendaftarkan anaknya, Nurhasanah masih khawatir, apakah anaknya diterima atau tidak. Sebab, jarak dari rumah sekolah dapat dikatakan cukup jauh, yakni mencapai 1 kilometer.

"Saya masih enggak tahu sistem zonasi ini bagaimana. Kalau ini tidak diterima, saya belum tahu mau daftarkan anak ke mana lagi," ucapnya.

Kesulitan juga dirasakan Herman. Dia mengaku, dengan sistem zonasi, orangtua tidak akan bisa menentukan sekolah mana yang akan menjadi tempat anaknya menempuh pendidikan.

Dengan sistem zonasi, pemilihan sekolah akan berpatokan pada jarak rumah ke sekolah. Selama ini, dia juga mengaku belum pernah mendapat sosialisasi terkait sistem zonasi.

"Kalau dekat rumahnya ada sekolah bagus. Ya beruntunglah. Jika tidak, tentu akan kesulitan. Padahal kualitas pendidikan belum merata," ucapnya.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Paryono mengatakan, dalam PPDB tahun ini, pemerintah memberlakukan tiga sistem jalur masuk bagi siswa SMP, yakni jalur prestasi sebanyak 15 persen, jalur perpindahan tugas orangtua siswa berdasarkan SK tugas dan jalur zonasi.

"Dengan diberlakukan sistem ini, siswa hanya diperbolehkan untuk memilih satu jalur saja," terangnya.

Baca juga: Hari Pertama PPDB Online, Peserta Antre Penuhi Warnet di Tanjung Pinang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.