Seorang Suami Bunuh Istrinya karena Sering Marah-marah dan Tak Mau Diantar Kerja

Kompas.com - 01/07/2019, 14:53 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau, menangkap seorang pria berinisial AR (25) yang membunuh istrinya, Hernita Krisdayanti (21). Pelaku ditangkap dalam perjalanan saat melarikan diri ke arah wilayah Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam mengungkapkan, dari pemeriksaann sementara pelaku mengaku membunuh korban karena istrinya sering marah-marah dan tak mau diantar kerja.

"Hasil pemeriksaan sementara, motifnya cemburu. Pelaku cemburu karena istrinya suka marah-marah, tidak boleh diantar kerja dan tidak dijemput pulang kerja," ungkap Awaluddin saat diwawancarai wartawan usai upacar HUT Bhayangkara ke-73 di Mapolresta Pekanbaru, Senin (1/7/2019).

Baca juga: 6 Fakta Penganiayaan Anggota TNI di Kelab Malam, Adu Mulut hingga Tewas di Lokasi

Namun, sambung dia, motif sebenarnya pelaku masih didalami penyidik.

Mantan Kasat Reskrim Dumai ini menjelaskan, tersangka AR membunuh istrinya pada Minggu (30/6/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pembunuhan terjadi di Jalan Toman, Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan satu buah bantal dan kain sarung yang diduga dijadikan alat oleh pelaku membunuh istrinya.

Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi.

"Hasil pemeriksaan medis, tidak ada luka benda tajam. Tapi kita masih menunggu hasil autopsi," kata Awaluddin.

Baca juga: Adu Mulut di Pasar, Seorang Suami Tikam Istri hingga Tewas

Petugas mendapat informasi bahwa pelaku kabur ke arah Medan. Petugas langsung melakukan pengejaran.

"Pelaku dapat kita cegat di wilayah Bengkalis, Riau. Saat ini pelaku kita tahan untuk dilakukan penyidikan," ujar Awaluddin.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X