Kompas.com - 01/07/2019, 13:58 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Oknum anggota Polres Kepulauan Meranti, Riau, berinisial JH memukuli keponakannya lantaran sakit hati.

Polisi berangkat brigadir itu kini diperiksa di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek saat dikonfirmasi Kompas.com, membenarkan kejadian tersebut.

"Yang bersangkutan (Brigadir JH) sudah ditahan di Polres. Itu korban keponakannya sendiri yang dipukul karena lari dari rumah," ucap La Ode, Senin (1/7/2019).

Baca juga: 6 Fakta Penganiayaan Anggota TNI di Kelab Malam, Adu Mulut hingga Tewas di Lokasi

Dia menyebutkan, Brigadir JH adalah anggota Polsek Rangsang Barat dan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Bungur, Kepulauan Meranti.

Sementara yang dia pukuli adalah P (17), yang merupakan keponakan istrinya. Peristiwa itu terjadi kemarin, Minggu (30/6/2019).

La Ode menjelaskan, keponakan pelaku ini sudah empat hari kabur dari rumah orangtuanya sehingga Brigadir JH berupaya mencarinya.

"Setelah ditemukan, Brigadir JH mengajak pulang lagi ke rumah. Tapi anak itu melawan dan berkata kasar, sehingga anggota kita ini terpancing emosinya lalu menamparnya," sebut La Ode.

"Sebenarnya masalah ini urusan keluarga," tegasnya.

Namun demikian, Brigadir JH tetap diperiksa atas tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap anak.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Anggota TNI hingga Tewas di Halaman Kelab Malam Manado

La Ode mengatakan, orang tua korban sempat melarang Brigadir JH diperiksa, karena hanya persoalan dalam keluarga.

"Tapi saya bilang ke orang tuanya bahwa ini anggota Polri, tetap kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui sejauh mana perbuatan yang dilakukan. Kita periksa bagian pidananya," sambung La Ode.

Menurut informasi yang beredar, korban mengalami patah pada hidung setelah dipukul oleh pamannya itu, sehingga dilarikan ke rumah sakit.

"Sebenarnya tidak seperti itu. Anak itu dalam kondisi baik. Kan hanya kena tampar di wajah," terang La Ode.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis. Kata La Ode, kondisi korban sudah mulai membaik.

"Tadi informasi dari kapolsek (Rangsang Barat), pihak keluarga akan melakukan pemeriksaan kesehatan kembali terhadap korban," sebutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.