Polisi Bakal Tutup Kelab Malam Lokasi Tewasnya Anggota TNI

Kompas.com - 01/07/2019, 13:22 WIB
Polda Sulut, Kodam XIII Merdeka dan Polresta Manado, saat jumpa pers di lobi Mapolresta Manado, Minggu (30/6/2019). Dok. Kabid Humas Polda SulutPolda Sulut, Kodam XIII Merdeka dan Polresta Manado, saat jumpa pers di lobi Mapolresta Manado, Minggu (30/6/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Lokasi penganiayaan hingga menewaskan seorang anggota TNI bernama Kopda Lucky Prasetyo (36), bakal ditutup.

Seperti diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/6/2019) pukul 05.40 WITA di depan halaman parkir kelab malam Altitude The Club  Manado, di Kawasan Megamas Manado, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan, kelab malam tempat peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan hingga menewaskan seorang anggota TNI, sudah lewat waktu izin operasional.

"Jadi, kita memang mengevaluasi tempat hiburan itu khususnya izin operasional. Karena izin operasional mereka itu cuma sampai pukul 12.00 Wita malam," ujarnya saat dihubungi Kompas.com via telepon, Senin (1/7/2019) siang.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Anggota TNI hingga Tewas di Halaman Kelab Malam Manado

Ibrahim menegaskan, lewat waktu tersebut izin operasional tidak boleh.

"Namun, kejadian itu mereka sudah lewati batas izin. Jadi, kita akan evaluasi kalau bisa ditutup saja itu," ungkapnya.

Menurut dia, kenapa diberikan izin hanya sampai pukul 12.00 Wita malam, karena sudah ada pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Akibat melanggar izin, salah satu kasus seperti ini," kata dia.

Ia kembali menjelaskan, duduk permasalahan peristiwa tersebut, dalam pendalaman awal hanya karena cekcok mulut.

"Disebabkan ada yang mengaku sebagai aparat, kemudian ditanya tidak mempercayai kalau dia aparat. Karena kesal akhirnya timbul cekcok mulut," ujar Tompo.

Baca juga: Foto dan Video Penganiayaan Anggota TNI di Manado Jadi Viral, Polisi Minta Warga Tak Ikut Sebar

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Regional
Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Regional
Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Regional
Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Regional
Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
'Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan'

"Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan"

Regional
Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Regional
3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

Regional
Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Regional
Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Regional
Pemda di NTT Siapkan Tempat Karantina Bagi 5.000 TKI yang Pulang

Pemda di NTT Siapkan Tempat Karantina Bagi 5.000 TKI yang Pulang

Regional
109 Tenaga Medis di Ogan Ilir Dipecat, Ini Tanggapan Gubernur Sumsel

109 Tenaga Medis di Ogan Ilir Dipecat, Ini Tanggapan Gubernur Sumsel

Regional
Selama Dua Hari Tak Ada Penambahan Pasien Positif Corona di DIY

Selama Dua Hari Tak Ada Penambahan Pasien Positif Corona di DIY

Regional
UPDATE Corona Maluku 26 Mei: 170 Positif, 27 Sembuh, 7 Meninggal

UPDATE Corona Maluku 26 Mei: 170 Positif, 27 Sembuh, 7 Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X