Sebelum Dilantik Jadi Wakil Rakyat, PDI-P Bekali Kadernya Paham Antikorupsi

Kompas.com - 30/06/2019, 15:22 WIB
Sihar Sitorus, legislator dengan suara terbanyak pada pileg 2019 menilai masyarakat dan negara ingin melihat komitmen para wakil rakyat membangun daerahnya bukan dengan praktek korupsi MEI LEANDHA ROSYANTISihar Sitorus, legislator dengan suara terbanyak pada pileg 2019 menilai masyarakat dan negara ingin melihat komitmen para wakil rakyat membangun daerahnya bukan dengan praktek korupsi

"Pembekalan adalah upaya PDI-P Sumut membina para kader dalam menjalankan tugas demi kepentingan rakyat. Para caleg pemula akan mengalami transisi alur pikir dari rakyat menjadi politisi," ujar ketua pembina SSC ini.

Baca juga: PDI-P: Rekonsiliasi Bukan Bagi-bagi Jabatan di Kabinet

Pemahaman hukum masyarakat Indonesia masih rendah sehingga pencegahan korupsi mutlak dilaksanakan secara konsisten dan menyeluruh.

KPK melalui Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK telah melakukan koordinasi, supervisi dan pemantauan juga pencegahan selain penindakan.

Tugas pokoknya meminimalkan penyakit menular korupsi yang sudah mewabah di seluruh aspek kehidupan. Menghasilkan kader-kader partai yang berkarakter, berintegritas dan antikorupsi akan memengaruhi pembangunan sumber daya manusia di Sumut. 

"Pembekalan ini bisa menjadi pelecut bagi para kader supaya tidak terjerumus korupsi, sebelum mereka dilantik menjadi wakil rakyat," ungkapnya.

Baca juga: Megawati Ingatkan Kader PDI-P Tak Terlena Kemenangan Pileg 2019

Saut sendiri mengapresiasi pembekalan paham antikorupsi yang dilakukan PDI Perjuangan. Dia mengatakan, angka kasus korupsi yang dilakukan para wakil rakyat terbilang tinggi.

Ada 247 legislator yang kasus ditangani KPK. Untuk itu, politisi terpilih saat ini harus menjaga integritas dengan berkontribusi melakukan pencegahan terhadap korupsi. OTT hanya salah satu tugas KPK, fungsi lainnya adalah pencegahan, koordinasi, supervisi dan monitoring. 

"Tolak suap dan gratifikasi, kalau tidak bisa menolaknya, laporkan ke KPK," kata Saut.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Regional
Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Regional
Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Regional
Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Regional
'Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini. Niatnya Hanya Menolong'

"Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini. Niatnya Hanya Menolong"

Regional
Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Regional
Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Regional
Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Regional
Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Regional
Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Regional
PVMBG Selidiki Tanah Bergerak yang Rusak Puluhan Rumah di Sukabumi

PVMBG Selidiki Tanah Bergerak yang Rusak Puluhan Rumah di Sukabumi

Regional
Paksa Adik Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, 2 Siswa Senior di NTT Dikeluarkan dari Sekolah

Paksa Adik Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, 2 Siswa Senior di NTT Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Tabrakan Maut Anggota DPRD Kukar dan Dua Pelajar, 1 Tewas

Tabrakan Maut Anggota DPRD Kukar dan Dua Pelajar, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X