Hama Belalang Kumbara Serang 4 Kecamatan di Sumba Timur

Kompas.com - 30/06/2019, 07:54 WIB
Ilustrasi hama belalang. SHUTTERSTOCKIlustrasi hama belalang.

KUPANG, KOMPAS.com - Hama belalang Kumbara mulai menyerang sejumlah wilayah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Setelah sebelumnya menyerang dua kecamatan, kali ini hama mulai menyerang kecamatan lainnya.

"Sekarang totalnya sudah empat kecamatan yang wilayahnya diserang hama belalang,"ungkap Bupati Sumba Timur Gidion Mbiliyora kepada Kompas.com, Sabtu (29/6/2019).

Baca juga: Hama Belalang Serang Dua Kecamatan di Sumba Timur, NTT

Empat kecamatan itu, lanjut Gidion, yakni Kecamatan Pahunga Lodu dan Rindi, Umalulu dan Pandawai.

"Kalau pekan lalu, hanya Kecamatan Pahunga Lodu dan Rindi yang diserang. Kali ini tambah dua kecamatan lagi yakni Umalulu dan Pandawai,"sebut Gidion.

Pihaknya, kata Gidion, kewalahan untuk mengatasi serangan belalang karena pergerakannya sangat cepat.

Baca juga: Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul

Hama belalang itu, lanjut Gidion, sempat menyerang tanaman warga seperti jagung dan kacang-kacangan di dua kecamatan itu. Namun, beruntungnya, tanaman itu semuanya sudah dipanen.

Saat ini kata Gidion, pihaknya telah melakukan usaha pemberantasan hama belalang itu.

"Sementara yang bisa kita lakukan hanya penyemprotan. Itu satu-satunya cara, meski tak mempan," kata Gidion.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X