Kompas.com - 30/06/2019, 07:03 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Percepatan pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus dikebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB merilis, hingga Jumat (28/6/2019), sebanyak 47.954 unit rumah korban gempa selesai dibangun.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ahsanul Khalik menyebutkan, rumah korban gempa yang selesai dibangun terdiri dari rumah rusak berat (RB) 11.230 unit, rumah rusak sedang (RS) 8.004 unit dan rumah rusak ringan (RR) 28.720 unit.

" 72.986 unit rumah masih dalam proses pengerjaan," terangnya dalam rilis, Sabtu (29/6/2019).

Baca juga: Jokowi Minta Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Lombok Dipercepat

Rumah korban gempa yang masih dalam proses pengerjaan tersebut terdiri dari rumah kategori rusak berat (RB) 21.924 unit, rumah kategori rusak sedang (RS) sebanyak 15.706 unit dan  kategori rusak ringan (RR) 35.356 unit.

Sementara itu, dana bantuan yang di berikan dari pemerintah untuk rehab rekon rumah korban gempa di NTB ini sebesar Rp 5,11 triliun lebih.

Dari jumlah tersebut, yang telah di salukan ke masyarakat sebesar Rp 4,9 triliun lebih, dan  dana yang masih di rekening masyarakat sebesar  Rp 1,08 triliun lebih.

Baca juga: Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Sementara, dana yang sudah ditransfer ke rekening Kelompok Masyarakat (Pokmas) mencapai Rp 3,8 triliun lebih.

Khalik menjelaskan, hingga saat ini jumlah Pokmas yang telah terbentuk, mencapai 8.988 Pokmas (165.297 KK).

Terdiri dari Pokmas rumah rusak berat 4.957 Pokmas (62.578 KK), rumah rusak sedang 1.087 Pokmas (23.015 KK) dan Pokmas untuk rumah rusak ringan sebanyak 2.944 Pokmas (79.704 KK).

Baca juga: Dua Wisatawan Tewas Akibat Longsor Air Terjun Tiu Kelep Pasca-gempa Lombok

Guna mempercepat pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi akibat gempa beruntun yang mengguncang Lombok 2018 lalu, sejumlah tenaga fasilitator dan tenaga bantuan dari satuan zeni ikut diterjunkan.

Tenaga fasilitator yang tersedia terdiri dari fasilitator rusak berat (RB) 1.985 personil, fasilitator rusak sedang (RS) dan rusak ringan (RR) 1.437 personil. Serta tenaga bantuan satuan zeni TNI 1.000 personil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.