5 Fakta Penemuan Situs Kuno di Jombang, Diduga Bekas Dinding hingga Ada Serpihan Tengkorak Manusia

Kompas.com - 28/06/2019, 16:33 WIB
Batu bata kuno ditemukan di bekas areal persawahan di Dusun Kedaton, Desa Bulorejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Benda yang diduga peninggalan era Majapahit itu ditemukan warga penggali pasir, pada Maret 2019 lalu. KOMPAS.com/HANDOUTBatu bata kuno ditemukan di bekas areal persawahan di Dusun Kedaton, Desa Bulorejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Benda yang diduga peninggalan era Majapahit itu ditemukan warga penggali pasir, pada Maret 2019 lalu.

KOMPAS.com — Arkeolog dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho menjelaskan, bata kuno yang ditemukan di Dusun Kedaton, Kabupaten Jombang, identik dengan peninggalam zaman Majapahit.

Berdasarkan pengamatan sementara, batu bata terstruktur sebagai bekas dinding dan ditemukan di kedalaman 160 sentimeter dari permukaan tanah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jombang akan menunggu rekomendasi dari BPCB Jatim untuk menentukan kebijakan terkait situs tersebut.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Ditemukan warga saat menggali pasir

Hasil foto udara lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, oleh tim dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.MOH. SYAFIÍ/DOK. BPCB JATIM Hasil foto udara lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, oleh tim dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Batu bata kuno yang diidentifikasi sebagai peninggalan zaman Majapahit itu ditemukan di Dusun Kedaton, Desa Bulorejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Bata kuno tersebut ditemukan oleh warga pada Maret 2019 saat menggali lahan bekas persawahan untuk mengais pasir.Selain bata kuno, di lokasi penemuan juga ditemukan serpihan tengkorak manusia.

Menurut Wicaksono, batu bata kuno yang ditemukan memiliki ketebalan 5-6 sentimeter dan lebar 21 centimeter.

Ukuran panjangnya 31 centimeter. Tumpukan batu bata kuno secara struktur membentuk sebagai bekas dinding dan ditemukan di kedalaman 160 centimeter.

"Ketika di lapangan, kami menemukan struktur bata 11 lapis, orientasi barat timur. Kedalaman temuan di 160 sentimeter," katanya kepada Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Situs Purbakala Ditemukan di Jombang, Pemkab Tunggu Rekomendasi BPCB

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Regional
DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

Regional
Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Regional
Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X