Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk Jatiluhur

Kompas.com - 28/06/2019, 15:27 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang bocah empat tahun ditemukan tewas tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta. Jumat (28/6/2019) pagi. Korban diketahui bernama Asmarul Faroh. 

Koordinator Humas dan Protokoler Kantor SAR Kota Bandung, Joshua Banjarnahor menjelaskan bahwa korban awalnya dilaporkan hilang sejak Kamis (27/6/2019). Saat itu korban keluar saung di sekitaran Waduk Jatiluhur tanpa pantauan ibunya.

"Keluar tanpa pantauan ibunya, selanjutnya korban hilang. Diduga korban tercebur Waduk Jatiluhur," kata Joshua melalui pesan singkatnya, Jumat.

Baca juga: Petani Sawit Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Tanggi

Tim SAR Kota Bandung sendiri menerima laporan Kamis kemarin sekitat pukul 16.00 WIB. Menerima laporan tersebut, tim rescue langsung bertolak ke lokasi hilangnya korban dan melakukan pencarian dengan alat yang telah disiapakan. Namun di hari pertama, tim tak membuahkan hasil.

Jumat pukul 07.00 WIB, pencarian hari kedua korban pun kembali dilakukan. Ada pun unsur yang terlibat dalam operasi kali ini yaitu Polairud Purwakarta, Damkar purwakarta, Dishub Purwakarta, Capung Jarum, SAR Pramuka, Polsek Sukatani, SAR MTA, Raksa Jagat, unit SAR 0915 serta masyarakat setempat.

Tim dibagi menjadi empat regu, yang terdiri tim satu penyisiran air ke arah timur sejauh satu kilometer, regu dua penyisiran air ke arah barat sejauh satu kilometer, regu tiga penyisiran air menggunakan kapal arah selatan sejauh satu kilometer dan regu empat penyisiran air ke arah utara sejauh satu kilometer.

Baca juga: Hilang 6 Hari, Pria yang Memancing di Pantai Kuta Mandalika Ditemukan Tewas Tenggelam

Ada pun alat yang digunakan yaitu satu unit LCR Basarnas, satu unit LCR Damkar Purwakarta dan satu unit kapal Polair Purwakarta dan satu unit kapal Dishub Provinsi Jawa Barat.

Sekitar pukul 08.45 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dengan kondisi meninggal dunia.

"Korban tenggelam di Waduk Jatiluhur Desa Panyindang, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Korban ditemukan pada operasi SAR kedua di sekitar titik lokasi kejadian. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X