Kompas.com - 28/06/2019, 12:25 WIB
Kepala dinas Kesehatan kabupaten Pacitan Jawa Timur Eko Budiono diruangan dinas, pada saat menyampaikan keterangan terkait wabah Hepatitis-A yang menjangkit Ratusan warga Pacitan Jawa Timur kepada sejumlah wartawan dari berbagai Media (28/06/2019) SLAMET WIDODOKepala dinas Kesehatan kabupaten Pacitan Jawa Timur Eko Budiono diruangan dinas, pada saat menyampaikan keterangan terkait wabah Hepatitis-A yang menjangkit Ratusan warga Pacitan Jawa Timur kepada sejumlah wartawan dari berbagai Media (28/06/2019)

PACITAN, KOMPAS.com – Mewabahnya virus hepatitis A yang menyerang ratusan warga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mulai diketahui sejak awal Juli lalu.

Seiring berjalannya waktu, penderita hepatitis A di kota berjuluk Seribu Goa ini semakin hari semakin bertambah. Tercatat, hingga Kamis (27/6/2019), total 824 warga Pacitan terjangkit hepatitis A.

Awal mula diketahui munculnya dugaan virus hepatitis A ini berdasarkan laporan dari Puskesmas Kecamatan Sudimoro, ketika merawat 24 pasien dengan ciri-ciri sama pada 14 Juni.

Namun, pihak puskesmas maupun dinas kesehatan belum bisa memutuskan bahwa puluhan pasien tersebut terjangkit hepatitis.

Baca juga: Penderita Hepatitis A di Pacitan Terus Bertambah, Kini Jadi 824 Orang

Sekitar tiga hari kemudian, dilakukan pemantauan serta penyelidikan epidemiologi setelah banyak pasien berdatangan memenuhi seluruh ruangan puskesmas di Kecamatan Sudimoro.

Hal tersebut terjadi pada 17 Juni, dan kemudian meluas ke wilayah kecamatan lain yakni Ngadirojo dan Kecamatan Tulakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat situasi semakin bertambah, diambil sampel darah untuk dilakukan penyelidikan epidemiologi. Sampel kemudian dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP), guna memastikan jenis virus tersebut hepatitis atau bukan.  

“Hasilnya sudah bisa kami simpulkan dan diperoleh data pada 18 Juni jumlah penderita sudah membengkak menjadi 161 orang," terang Eko, Kamis.

Baca juga: KLB Hepatitis A di Pacitan, 700-an Warga Terjangkit

Dari laporan perkembangan jumlah pasien tersebut, kemudian dibuatlah laporan resmi yang disampaikan oleh kepala dinas kesehatan kepada Bupati Pacitan Indartato. Kemudian langsung dilakukan  pemantauan dan upaya penanggulangan intensif ke puskesmas-puskesmas yang banyak terdapat pasien hepatitis A.

Namun, wabah penyakit ini justru kian merebak. Pada 20 Juni, penderita hepatitis A di wilayah Kecamatan Sudimoro di Puskesmas Sudimoro mencapai lebih dari 200 pasien.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.