Irigasi Cikondang Jebol, 1.007 Hektar Sawah Terancam Kekeringan

Kompas.com - 27/06/2019, 18:43 WIB
Kondisi bendung irigasi Sungai Cikondang, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang hancur pasca jebol empat bulan lalu KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKondisi bendung irigasi Sungai Cikondang, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang hancur pasca jebol empat bulan lalu

Bergantung air hujan

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air Daerah Irigasi Susukan Gede Kecamatan Cibeber, Rahmat Fauzi menyebutkan ada 3.650 petani menggantungkan pasokan air untuk mengairi areal pesawahan dari saluran irigasi Sungai Cikondang.

Baca juga: Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

“Selama ini irigasi Cikondang mengairi 1.007 hektar areal pesawahan di sembilan desa, yakni Desa Cikondang, Cipetir, Cihaur, Cimanggu, Cisalak, Mayak, Sukaraharja, Sukamaju dan Cibaregbeg,” ucapnya.

Sejak jebol, kata Rahmat pengairan sawah tergantung pada hujan. Namun musim kemarau saat ini menyebabkan areal pesawahan di Cibeber mulai mengering.

“Untungnya banyak yang sudah masuk masa panen. Namun untuk masa tanam selanjutnya praktis tidak bisa karena dipastikan air tidak ada. Mungkin akan berganti ke palawija,” ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X