Lagi, Polisi Tangkap Kapal Pengangkut BBM Ilegal Sebanyak 3.000 Liter

Kompas.com - 27/06/2019, 14:14 WIB
Barang bukti BBM Solar yang diamankan, Ditreskrimsus Polda Papua Barat, dari Kapal Johor, Rabu (26/6/2019) di Kabupaten Teluk Bintuni. . Kompas.com/Budy SetiawanBarang bukti BBM Solar yang diamankan, Ditreskrimsus Polda Papua Barat, dari Kapal Johor, Rabu (26/6/2019) di Kabupaten Teluk Bintuni. .


BINTUNI, KOMPAS.com — Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua Barat kembali menangkap satu kapal pengangkut bahan bakar minyak ( BBM) jenis solar yang diduga Ilegal di Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (26/6/2019) pukul 18.30 WIT.

Kapal bernama KM Jolor tersebut mengangkut BBM jenis solar sebanyak 3.000 liter di drum dan jeriken.

Namun, pengangkutannya tidak dilengkapi dokumen terkait asal usul BBM dimaksud.

Baca juga: Polisi Tangkap Kapal Kayu Pengangkut BBM Ilegal, 8.000 Liter Solar Diamankan

"Kapal ini diduga melanggar Pasal 53 huruf 53 huruf b dan d jo 23 Ayat (2) huruf d jo Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas jo Pasal 55 KUHP," kata Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Y Krey saat dikonfirmasi, Kamis (27/6/2019) siang.

Mathias mengatakan, hasil interogasi nakhoda kapal, Mustamin, BBM tersebut berasal dari 5 unit boat milik LNG Tangguh, yang dibeli di seputaran muara Bintuni.

"Jadi, keterangan saksi masih ada 2 unit boat LNG Tangguh yang ada di luar untuk menampung BBM tersebut," ungkap Mathias.

Mathias menerangkan, BBM solar ini dibeli dengan harga Rp 5.000/liter dan akan dibawa ke Kota Bintuni untuk dijual lagi kepada haji Siga dengan harga Rp 6.000/liter.

Baca juga: Kapal Pengangkut 12.000 Liter BBM Ilegal Tertangkap di Perairan Sorong

Barang bukti yang diamankan 1 unit kapal johor, 6 drum warna biru berisi minyak solar dengan kapasitas 200 liter, 70 jeriken berisi minyak solar dengan kapasitas 35 liter/jeriken.

"Setelah melengkapi administrasi lidik dan sidik, selanjutnya kasus ini akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Bintuni untuk ditindaklanjuti," ujar Mathias.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertangkap Saat Ambil Batu, 4 Demonstran di Jember Diamankan Polisi

Tertangkap Saat Ambil Batu, 4 Demonstran di Jember Diamankan Polisi

Regional
Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Regional
Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X