Musim Kemarau, Gunungan Sampah di TPA Disiram untuk Cegah Kebakaran

Kompas.com - 27/06/2019, 08:58 WIB
Sebuah kendaraan angkutan sampah memasuki lokasi TPA Pasirsembung, Cianjur, Jawa Barat. Di musim kemarau sekarang lokasi pembuangan akhir sampah itu rutin disiram air untuk mencegah kebakaran KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSebuah kendaraan angkutan sampah memasuki lokasi TPA Pasirsembung, Cianjur, Jawa Barat. Di musim kemarau sekarang lokasi pembuangan akhir sampah itu rutin disiram air untuk mencegah kebakaran

  CIANJUR, KOMPAS.com – Masuk musim kemarau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur secara rutin menyirami gunungan sampah di  TPA Pasirsembung, Cilaku, Cianjur.

Penyiraman air dilakukan agar gunungan sampah tetap lembap saat musim kemarau sehingga mencegah kebakaran di kawasan pembuangan sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kabupaten Cianjur, Sumarna menyebutkan penyiraman dilakukan di beberapa titik yang dinilai rawan terbakar.

“Agar tetap dalam kondisi lembap sehingga tidak mudah terbakar di musim kemarau seperti sekarang ini,” kata Sumarna kepada Kompas.com, Rabu (26/06/2019).

Baca juga: Buang Sabu 1 Kg ke Tong Sampah, Kurir Narkoba Antar-provinsi Dibekuk

Ia mengatakan setiap hari pihaknya menyiapkan dua tangki air untuk menyirami gunungan sampah.

”Penyiraman kita lakukan setiap sore agar sampah tidak kering dan tidak mudah terbakar,” sebutnya.

Tumpukan sampah apalagi yang sudah menggunung, menurut Sumarna memang rentan terbakar karena di dalamnya mengandung gas metan.

TPA Pasirsembung sendiri pernah beberapa kali terbakar. Terakhir kali kebakaran terjadi pada akhir 2018 lalu.

“Penyiraman pun lebih fokus mengamankan area yang pernah terbakar dan mudah terbakar saja,” imbuhnya.

Baca juga: Kabupaten Bogor Darurat Sampah, Bupati Terapkan Sistem Zonasi

Sementara itu, operator jembatan timbang TPA Pasirsembung, Haryati menyebutkan volume kiriman sampah mengalami peningkatan dalam dua bulan terakhir.

Dalam dua bulan terakhir, jumlah kiriman sampah naik cukup drastis, dari 4 ribu ton di bulan April, naik menjadi 5 ribu ton di bulan berikutnya. 

"Dalam sehari sampah yang dikirim ke sini bisa mencapai 137 ton," kata Haryati.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Regional
Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Regional
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Regional
Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Regional
Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Regional
Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Regional
Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Regional
Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Regional
Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Regional
Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Regional
Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Regional
Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Regional
Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Regional
Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Regional
Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X