Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Kompas.com - 26/06/2019, 20:27 WIB
Kondisi situs purbakala di Tol Pandaan-Malang, Rabu (26/6/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKKondisi situs purbakala di Tol Pandaan-Malang, Rabu (26/6/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Tiga unit ekskavator bekerja mengeruk tanah di sekitar area temuan situ purbakala di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (26/6/2019).

Bukan untuk mengekskavasi situs purbakala, ekskavator itu bekerja untuk meratakan tanah yang akan dibangun ruas jalan Tol Pandaan-Malang.

Kendaraan truk mondar mandir di kawasan itu mengangkut tanah yang sudah terkeruk.

Pengerukan berlangsung di sisi utara, timur, dan selatan. Sehingga, area temuan situs itu tampak menjorok di sepanjang pembangunan Tol Pandaan-Malang seksi 5 yang melintang dari arah utara ke selatan.

Baca juga: 5 Fakta Ekskavasi Situs Singosari di Malang, Dihentikan karena Tak Ada Dana hingga Diduga Kompleks Permukiman Pribadi

Sementara itu, keberadaan peninggalan sejarah bekas bangunan suci Kerajaan Singosari itu terlihat terbengkalai. Tidak terlihat adanya bekas pemeliharaan selain pagar bambu yang sudah terpasang lama.

Beberapa tulisan peringatan dan imbauan mulai bergantungan dan mau jatuh. Struktur bata yang merupakan objek temuan juga terancam rusak jika dibiarkan kehujanan dan kepanasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Andi Muhamad Said mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan temuan situs itu kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

"Sesuai kesepakatan mereka (Pemkab Malang) yang bertanggungjawab untuk pengelolaannya," katanya melalui pesan tertulis kepada Kompas.com.

Kepala Desa Sekarpuro Sulirmanto mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk pemeliharaan situs tersebut karena tidak ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang.

"Dari pihak desa menunggu dari pemerintah kabupaten," katanya saat dihubungi.

Sebagai kepala desa, Sulirmanto berharap temuan situs purbakala itu menjadi pemantik munculnya wahana wisata di desanya. Rencananya, di area situs itu akan dibangun wisata air.

Kepala Seksi Museum Sejarah dan Cagar Budaya pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Anwar Supriyadi mengaku juga tidak bisa melakukan pemeliharaan karena status lahan di area temuan situs bukan aset Pemerintah Kabupaten Malang.

"Jadi Pemkab Malang dalam hal ini tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.

"Tapi kalau misalnya ada semacam hibah kepada pemerintah daerah itu lebih enak. Kalau misalnya kita bikin program pembangunan atap ya, tanahnya siapa dibangunkan atap," jelasnya.

Baca juga: Ekskavasi Situs Suci Kerajaan Singosari Tak Diperpanjang, Pemkab Malang Akan Ambil Alih

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang Agus Purnomo mengatakan, status lahan di lokasi pembangunan tol merupakan milik pemerintah pusat. Sehingga, pemeliharaan bisa dilakukan atas koordinasi pemerintah pusat dan daerah.

"Tergantung pemerintah dengan pemerintah daerah kan itu," katanya.

Sementara itu, meskipun proses pengerukan membuat area situs terlihat menjorok, Agus memastikan area situs suci itu aman dari pembangunan jalan tol.

Sebab menurutnya, rute jalan tol sudah digeser ke sisi timur sepanjang empat meter dari area terlindungi karena keberadaan situs purbakala.

"Digeser sesuai dengan yang sudah disetujui," jelasnya.

Situs purbakala ditemukan di lokasi pembangunan Tol Pandan Malang seksi 5 pada awal Maret lalu. Setelah diekskavasi, BPCB Jawa Timur memperkirakan situs purbakala itu merupakan bekas bangunan suci pada masa Kerajaan Singosari.

Hal itu berdasarkan pada struktur bata yang diperkirakan merupakan bekas paduraksa, batur arca dan altar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.