Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Kompas.com - 26/06/2019, 19:52 WIB
Ilustrasi korupsi. ShutterstockIlustrasi korupsi.

MANOKWARI, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Papua menahan mantan Ketua Bawaslu Papua Barat, Alfredo Ngamelubun, Rabu (26/6/2019).

Alfredo ditahan atas kasus dugaan korupsi dana hibah Provinsi Papua Barat tahun 2014, saat menjabat sebagai ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, periode tahun 2012 hingga 2017.

Kepala Kejati Papua, Heffinur mengatakan, Alfredo ditahan selama 20 hari di Lembaga Permasyarakatan Manokwari, sebagai tahanan titipan Kejati.

"Diperkirakan awal Juli 2019 penyidikannya sudah rampung dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari," ungkap Heffinur, melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu sore.

Baca juga: Kades Tersangka Korupsi Dana Desa Mengaku Setor Uang ke Oknum Anggota DPRD Tasikmalaya

Alfredo ditahan Penyidik Kejati Papua, yang dikoordinir oleh Deddy Koerniawan, dan Jusak E Ayomi.

"Bantuan hibah dari Provinisi Papua Barat, sebesar Rp 2 miliar, dari APBD tahun 2014, tidak dipergunakan dengan tertib, efesien dan tidak dapat dipertanggung jawabkan," jelasnya. 

Sesuai hasil audit BPKP Perwakilan Papua Barat terdapat kerugian negara sebesar Rp 1.8 Miliar.

Selain mantan Ketua Bawaslu, Sekretaris Bawaslu tahun 2014 Muhamad Idrus dan Bendahara APBD 2014, Getrida Mandowen, juga disangkakan dalam perkara ini.

Baca juga: Kades di Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 878 Juta

Namun kedua terdakwa tersebut sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Papua Barat dan telah diputus perkaranya.

Sedangkan Afredo yang saat ini masih aktif sebagai komisioner Bawaslu Papua Barat, baru ditahan selepas Pemilu 2019 berakhir.

"Mudah-mudahan berkas perkaranya cepat dirampungkan agar secepatnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Papua Barat, untuk disidangkan," pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

Regional
Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus 'Ngesot' karena Sangat Sulit

Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus "Ngesot" karena Sangat Sulit

Regional
Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Regional
Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

Regional
Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Regional
Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus 'Ngesot'

Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Regional
Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Regional
Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X