Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Terlibat Kerusuhan 21-22 Mei

Kompas.com - 26/06/2019, 18:18 WIB
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, memberikan keterangan terkait adanya penangkapan yang dilakukan Polda Jabar terhadap dua warga Kota Cirebon diduga terlibat kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta, Rabu (26/6/2019). Ahmad Imam Baehaqi/Tribun JabarKapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, memberikan keterangan terkait adanya penangkapan yang dilakukan Polda Jabar terhadap dua warga Kota Cirebon diduga terlibat kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

CIREBON, KOMPAS.com - Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy membenarkan adanya penangkapan oleh petugas kepolisian terhadap dua orang warga Kota Cirebon pada Rabu (26/6/2019) pagi. Keduanya diduga terlibat kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 lalu.

"Ya tadi, penangkapan dilakukan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar, terkait dengan indikasi keterlibatan yang bersangkutan dalam peristiwa 21-22 Mei di Jakarta lalu," kata Roland kepada sejumlah pekerja media di Mako Polres Cirebon Kota.

Baca juga: 234 Anggota Polisi Terluka dan Puluhan Kendaraan Rusak akibat Kerusuhan 21-22 Mei


Roland menyampaikan, penangkapan itu dilakukan kepada dua orang warga yang berinisial AM (65) dan AN (33) pada sekitar pukul 05.00 WIB. Keduanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda.

Roland menambahkan bahwa keterlibatan keduanya dalam peristiwa 21-22 Mei 2019, merupakan informasi awal yang diterimanya.

Dia belum mengetahui perkembangan informasi lanjutannya karena keduanya langsung dibawa dan menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat.

"Informasi awal ya, tapi saya belum tau perkembangannya. Kan hari ini sudah dibawa ke Polda, tentunya akan dilakukan pemeriksaan oleh Polda. Silakan bisa berkoordinasi dengan Humas Polda Jabar," tambah Roland.

Baca juga: Tak Ingin Kerusuhan 21-22 Mei Terulang, Kapolri Larang Demo di Depan MK

Polres Cirebon Kota, kata Roland, hanya mendampingi sebagai yang bertugas di wilayah setempat. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim Polda langsung membawa keduanya.

Roland menambahkan, keduanya diduga tidak hanya berangkat ke Jakarta pada peristiwa 21 dan 22 Mei, melainkan mengkoordinir dan juga membawa sejumlah warga lainnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X