4 Fakta Risma Sempat Masuk ICU, akibat Kelelahan hingga Batal Jadi Pembicara di Jakarta

Kompas.com - 26/06/2019, 11:29 WIB
Wali Kota Surabaya Risma hadiri pemeriksaan sebagai saksi pelapor kasus YKP Surabaya, Kamis (20/6/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWali Kota Surabaya Risma hadiri pemeriksaan sebagai saksi pelapor kasus YKP Surabaya, Kamis (20/6/2019)

KOMPAS.com — Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya M Fikser mengatakan, Wali Kota Tri Rismaharini terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit karena kelelahan dan kecapekan.

Selain itu, Fikser menjelaskan, Risma juga mengalami batuk berdahak. Seperti diketahui, Risma, sapaan akrab Wali Kota Surabaya, dikabarkan masih terbaring di Rumah Sakit Umum dr M Soewandhie meski sebelumnya kondisinya dikabarkan telah membaik.

Fikser mengatakan, untuk sementara waktu Risma harus beristirahat total dan tidak boleh diganggu.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kelelahan, Risma sempat dilarikan ke rumah sakit

Wali Kota Surabaya Tri RismahariniKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Pada Selasa (25/6/2019), Wali Kota Risma terpaksa dirawat di Rumah Sakit Soewandhie. Risma mulai mendapat perawatan sejak Selasa pukul 06.00 WIB di sebuah ruang VVIP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut keterangan Fikser, kondisi Risma lemah dan harus dirawat intensif. Akibatnya, Risma batal menghadiri sejumlah acara yang sudah terjadwal hari ini.

Salah satunya kegiatan sebagai pembicara di Jakarta yang membahas tentang pembangunan infrastruktur dan pariwisata kota.

"Dari kemarin ibu (Risma) sudah kelelahan. Kemarin ibu juga tidak mau wawancara karena beliau capek, lelah, terus sempat batuk berlendir," kata Fikser.

Baca juga: Penjelasan Dirut RS Soewandhie Soal Kondisi Risma yang Sempat Masuk ICU

2. Dokter sarankan Risma istirahat total

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Setelah pemeriksaan oleh tim dokter, Risma terpaksa menjalani perawatan intensif agar kondisinya segera pulih.

"Dokter minta ke Ibu (Risma) untuk istirahat. Saat ini beliau istirahat di RS. Masalah sakitnya apa, kelihatannya kelelahan. Jadi diminta untuk istirahat dan kita tidak boleh ganggu biar Ibu istirahat dulu," ujar Fikser.

Sementara itu, Fikser belum bisa memastikan kapan Risma sudah diperbolehkan beraktivitas lagi.

"Kami masih menunggu sampai dokter memberikan (kebijakan boleh pulang). Yang pasti kalau sudah baikan, Ibu sudah bisa kembali," kata dia.

Baca juga: Sempat Masuk ICU Akibat Kelelahan, Risma Kini Dirawat Intensif di RS

3. Penjelasan dokter terkait kondisi Risma

Plt Direktur Utama RSUD dr M Soewandhie Febria Rachmanita atau Feny saat menjelaskan mengenai kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (25/6/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Plt Direktur Utama RSUD dr M Soewandhie Febria Rachmanita atau Feny saat menjelaskan mengenai kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (25/6/2019).

Plt Direktur Utama RSUD dr M Soewandhie, Febria Rachmanita, mengatakan, saat ini dokter masih melakukan observasi atas keluhan atau rasa sakit yang diderita Risma.

"Sampai malam ini masih diobservasi. Jadi Ibu (Risma) itu kecapekan dan penyakit maag-nya kumat jadi agak sesak. Enggak apa-apa masih diobservasi," kata Feny, Selasa (25/6/2019).

Feny yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya juga belum bisa memastikan kapan Risma diperbolehkan pulang.

"Kami masih observasi, nanti apa kata dokter. Mudah-mudahan ibu cepat sehat, doakan ya," ujar dia.

Baca juga: Cerita Risma Selamatkan Aset Pemda, Kosongkan Mes Persebaya hingga Ambil Alih Kolam Renang

4. Kondisi membaik, Risma tetap jalani perawatan

Wali Kota Surabaya Tri RismahariniKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Menurut Fikser, kondisi Wali Kota Surabaya saat ini sudah mulai membaik dan tidak ada masalah. Risma juga disebut sudah mulai berkomunikasi dan mengonsumsi makanan.

Ia menyebut, Risma dilarikan ke rumah sakit karena faktor kelelahan atau kecapekan dan tidak ada kaitannya dengan penyakit asma.

"Jadi, ibu murni kelelahan, kecapekan ya, bukan asmanya kambuh. Maka, sama dokter disuruh istirahat," ujar dia.

Namun, saat ini Risma masih mendapatkan perawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Soewandi.

"Kondisinya sudah membaik. Doakan saja Ibu (Risma) lekas pulih dan kembali bisa beraktivitas seperti sediakala," tutur dia.

Baca juga: Risma Dilarikan ke Rumah Sakit karena Kelelahan, Kondisinya Membaik

Sumber: KOMPAS.com (Ghinan Salman)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X