Jeruk Keprok di Dataran Tinggi Gayo, Ditanam Belanda hingga Jadi Komoditas Utama

Kompas.com - 26/06/2019, 10:48 WIB
Wigyo (berbaju batik) Ketua MPIG Keprok Aceh KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPWigyo (berbaju batik) Ketua MPIG Keprok Aceh

Baca juga: Ketika Istri Gubernur Aceh dan Bupati Gayo Lues Ikut Menari di Festival Budaya Saman

Sekitar tahun 1953-1954, saat pemberontakan DI TII di Aceh, rumah sekolah SD tersebut dibakar, hingga akhirnya pembibitan jeruk keprok terlantar untuk kedua kalinya.

Barulah pada tahun 1960, sejumlah petani menanam jeruk keprok di perkarangan rumah mereka di Paya Tumpi, Bebesen, Bergendal dan beberapa desa lainnya di Aceh Tengah.

Dinas Pertanian Rakyat kembali membangun pusat pembibitan jeruk keprok di Paya Tumpi pada tahun 1976, letaknya persis di komplek BPP Kebayakan, Kecamatan Kebayakan.

Saat itu pembibitan jeruk keprok mencapai15.000 batang.

" Jeruk keprok mulai berkembang secara massal ke seluruh kecamatan di Aceh Tengah yang saat itu belum memekarkan Kabupaten Bener Meriah tahun 1980.

Tumpang Sari Kopi

Pada tahun 1987, tanaman petai yang biasanya ditanami di kebun petani untuk melindungi pohon kopi di Aceh Tengah terserang kutu loncat, hingga menyebabkan kerusakan pada semua tanaman pelindung kopi tersebut.

Oleh Dinas Pertanian saat itu dianjurkan mengganti pelindung pohon kopi dengan tanaman jeruk," ungkap Wiknyo. Sejak saat itu kebun kopi tumpang sari dengan jeruk dan membuat pendapatan petani juga meningkat.

"Karena sehabis panen kopi bulan Maret-Mei, pada bulan Juni-September, petani panen jeruk dan pada bulan Oktober-Desember panen kopi. Bersamaan pada bulan November-Januari panen jeruk lagi," sebutnya.

Wiknyo mengatakan, menurut hasil kajian mutu, jeruk yang ditanam dengan tumpang sari bersama kopi, kualitasnya sangat baik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X