Jeruk Keprok di Dataran Tinggi Gayo, Ditanam Belanda hingga Jadi Komoditas Utama

Kompas.com - 26/06/2019, 10:48 WIB
Wigyo (berbaju batik) Ketua MPIG Keprok Aceh KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPWigyo (berbaju batik) Ketua MPIG Keprok Aceh

Dinas Pertanian Rakyat kembali membangun pusat pembibitan jeruk keprok di Paya Tumpi pada tahun 1976, letaknya persis di komplek BPP Kebayakan, Kecamatan Kebayakan.

Saat itu pembibitan jeruk keprok mencapai15.000 batang.

" Jeruk keprok mulai berkembang secara massal ke seluruh kecamatan di Aceh Tengah yang saat itu belum memekarkan Kabupaten Bener Meriah tahun 1980.

Tumpang Sari Kopi

Pada tahun 1987, tanaman petai yang biasanya ditanami di kebun petani untuk melindungi pohon kopi di Aceh Tengah terserang kutu loncat, hingga menyebabkan kerusakan pada semua tanaman pelindung kopi tersebut.

Oleh Dinas Pertanian saat itu dianjurkan mengganti pelindung pohon kopi dengan tanaman jeruk," ungkap Wiknyo. Sejak saat itu kebun kopi tumpang sari dengan jeruk dan membuat pendapatan petani juga meningkat.

"Karena sehabis panen kopi bulan Maret-Mei, pada bulan Juni-September, petani panen jeruk dan pada bulan Oktober-Desember panen kopi. Bersamaan pada bulan November-Januari panen jeruk lagi," sebutnya.

Wiknyo mengatakan, menurut hasil kajian mutu, jeruk yang ditanam dengan tumpang sari bersama kopi, kualitasnya sangat baik.

Hal itu dibuktikan dengan Jeruk Keprok Gayo asal Dataran Tinggi Gayo, Aceh, dengan nama Jeruk Keprok Paya Tumpi memperoleh Juara I Tingkat Nasional pada 3 Desember 1993 di Lomba Buah Unggul Nasional di Jakarta.

Baca juga: Ini Dia Jeruk Pamelo dari Magetan, Harganya Mulai Rp 12.000 Sebiji

 

Jeruk Keprok Paya Tumpi kemudian diganti nama dengan Jeruk Keprok Gayo oleh Parngaluan, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan.

Pada tahun 1997, Jeruk Keprok Gayo ikut pameran di Mekar Sari, Cilengsi, Bogor. Untuk kedua kalinya, kualitas maupun ukuran Jeruk Keprok Gayo berhasil menyaingi jeruk asal 26 Provinsi di Indonesia.

"Jeruk Keprok Gayo mendapatkan pengakuan yang luas, baik dari petani Aceh maupun petani yang ada di Indonesia," papar Wiknyo.

Namun Wiknyo, yang hingga saat ini konsisten menanam Jeruk Keprok Gayo mengatakan jeruk keprok mulai terserang penyakit busuk pangkal batang pada periode tahun 1998 hingga 2005. Penyakit yang menyerang pohon jeruk keprok tidak berhasil dikendalikan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Positif Terinfeksi Covid-19, Seluruh Ruangan Kantor Gubernur Kaltim Disterilisasi

Wagub Positif Terinfeksi Covid-19, Seluruh Ruangan Kantor Gubernur Kaltim Disterilisasi

Regional
Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja, Kadis Bondowoso Turun Jadi Staf

Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja, Kadis Bondowoso Turun Jadi Staf

Regional
Ini Alasan 64 Kepala Sekolah di Riau Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Ini Alasan 64 Kepala Sekolah di Riau Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Regional
Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Pantai Ngrenehan Gunungkidul

Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Pantai Ngrenehan Gunungkidul

Regional
2 Bulan Tertahan di Papua Nugini, 94 WNI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

2 Bulan Tertahan di Papua Nugini, 94 WNI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Regional
Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Regional
Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Regional
Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Regional
Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Regional
Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Regional
Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Regional
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

Regional
101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

Regional
Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X