Fakta di Balik Keracunan Massal di Cianjur, Polisi Periksa 3 Pedagang hingga Diduga Keracunan Ikan Pindang

Kompas.com - 25/06/2019, 22:26 WIB

KOMPAS.com - Sebanyak dua orang meninggal dan puluhan warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena keracunan massal yang diduga berasal dari ikan pindang mas yang mereka makan dari pedagang keliling, Sabtu (22/6/2019). 

Berdasar data yang diperoleh pihak kepolisian, dua orang meninggal dunia atas nama Riandani (11) dan Ahmad Sadili (56). Keduanya warga Kampung Cisireum, Desa Jayagiri, Kec.amatan Sindangbarang, Cianjur

Polisi telah memeriksa tiga penjual ikan pindang. Namun demikian, polisi dapat mengungkapkan secara pasti penyebab keracunan puluhan warga di Cianjur itu.

Hingga saat ini, polisi juga belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Korban sempat muntah dan buang air besar berkali-kali

Korban meninggal keracunan di Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat hendak dibawa ke rumah duka dari puskesmas setempat. Puluhan warga mengalami keracunan dan dua korban lainnya meninggal duniaIstimewa Korban meninggal keracunan di Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat hendak dibawa ke rumah duka dari puskesmas setempat. Puluhan warga mengalami keracunan dan dua korban lainnya meninggal dunia

Cacam Rukmini (46), istri salah satu korban meninggal dunia, Ahmad Sadili (56), menceritakan, suaminya sempat muntah dan buang air besar berkali-kali sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Waktu itu bapak sedang tidur di samping, saya panggil-panggil tidak menjawab, hanya meringis. Saya coba angkat kepala dan tangannya, tapi susah, kondisinya sudah lemas,” tutur Cacam, saat ditemui wartawan di ruang perawatan Puskesmas Sindangbarang, Minggu (23/6/2019)

Seperti diketahui, kasus keracunan yang menimpa 52 warga Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Keracunan Massal di Cianjur, Sebelum Meninggal Korban Sempat Muntah

2. Polisi periksa 3 penjual ikan pindang

Seorang pasien korban diduga keracunan pindang ikan mas saat menjalani perawatan di Puskesmas Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat. 52 orang warga setempat mengalami keracunan dan dua diantaranya meninggal duniaIstimewa Seorang pasien korban diduga keracunan pindang ikan mas saat menjalani perawatan di Puskesmas Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat. 52 orang warga setempat mengalami keracunan dan dua diantaranya meninggal dunia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.