Ini Identitas Korban Kecelakaan Beruntun di Purwokerto, 1 Tewas dan 3 Luka

Kompas.com - 25/06/2019, 20:55 WIB
Korban kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019) dievakuasi menggunakan ambulans. KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINKorban kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019) dievakuasi menggunakan ambulans.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019), yang melibatkan dua mobil dan empat sepeda motor menyebabkan seorang pembonceng sepeda motor tewas.

Kanit Laka Lantas Polres Banyumas Iptu Mufti Is Efendi mengatakan, identitas korban tewas adalah Nia Sahatul Amaniyah (22), warga Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Pada saat kejadian, kata Mufti, korban membonceng sepeda motor Honda Vario R 3302 DF yang dikendarai rekan kerjanya, Sumini (34), warga Desa/Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Sumini hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.


Baca juga: Honda HRV Tabrak 3 Kendaraan di Purwokerto, 1 Orang Tewas

Sepeda motor tersebut tertabrak oleh Honda HRV nomor polisi R 8530 RH di belakangnya yang dikemudikan Sarwiyah (42), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.

Mufti menjelaskan, korban lainnya yaitu pengendara Honda Beat, Tri Vina Adrianti (44) dan anaknya, S (12), juga mengalami luka. Kedua korban hanya menjalani rawat jalan.

Sedangkan pemilik kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan, kata Mufti, tidak mengalami luka-luka karena dalam kondisi terparkir.

Baca juga: 7 Korban Kecelakaan Maut Avanza vs Bus Rosalia Indah Dimakamkan Dalam 1 Liang Lahat

Ketiga kendaraan tersebut adalah mobil Daihatsu Terios milik Sarip (47) dua sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi R 2971 MS dan R 2933 CR.

Mufti mengatakan, hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab kecelakaan. Pengendara mobil Honda HRV belum dapat dimintai keterangan.

"Pengemudi Honda HRV belum dapat dimintai keterangan, karena masih syok berat," kata Mufti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X