Permohonan Banding Istri Bos dan 2 Petinggi Abu Tours Ditolak Pengadilan Tinggi Makassar

Kompas.com - 25/06/2019, 16:49 WIB
Nursyariah Mansyur (tengah) bersama dua mantan pimpinan Abu Tours Muhammad Kasim Sanusi bersama dengan Chaeruddin saat mendengarkan putusan majelis hakim PN Makassar atas perkara penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah Abu Tours. Kompas.com/HIMAWAN Nursyariah Mansyur (tengah) bersama dua mantan pimpinan Abu Tours Muhammad Kasim Sanusi bersama dengan Chaeruddin saat mendengarkan putusan majelis hakim PN Makassar atas perkara penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah Abu Tours.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Makassar menolak banding tiga mantan petinggi biro perjalanan umrah PT Amanah Bersama Umat ( Abu Tours) Travel yang turut jadi terdakwa kasus penggelapan dan pencucian uang 96.976 calon jemaah umrah.

Tiga mantan pimpinan itu ialah istri bos Abu Tours Nursyariah Mansyur dan dua kerabatnya Chaeruddin dan Muhammad Kasim Sanusi.

Dalam amar putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi Makassar yang diketuai Yahya Syam, tiga mantan pimpinan Abu Tours yang mengajukan permohonan keringanan setelah sebelumnya divonis masing-masing belasan tahun penjara ditolak.


Baca juga: Banding Ditolak, Bos Abu Tours Tetap Dipenjara Selama 20 Tahun

Hakim Pengadilan Tinggi tetap menguatkan putusan hakim Pengadilan Negeri Makassar dengan Nomor 1377/Pid.B/2018/PN Mks tanggal 21 Februari 2019.

Dengan putusan ini, maka Nursyariah Mansyur tetap menjalani vonis 19 tahun penjara dan denda Rp300 juta, sementara Chaeruddin harus menjalani hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 300 juta, sedangkan untuk Muhammad Kasim tetap menjalani hukuman 16 tahun penjara serta denda Rp 300 juta.

"Menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang telah dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan," demikian putusan hakim Pengadilan Tinggi Makassar yang dikeluarkan pada tanggal 20 Mei 2019 lalu.

Baca juga: Abu Tours Didakwa Pasal Pidana Pencucian Uang, Penasihat Hukum Ajukan Eksepsi

Menanggapi putusan ini, Penasihat Hukum ketiga mantan pimpinan Abu Tours, Hendro Saryanto mengaku telah mengajukan kasasi ke tingkat Mahkamah Agung atas putusan yang dinilainya tidak adil tersebut.

Menurutnya, hakim Pengadilan Tinggi Makassar melanggar Pasal 182 ayat 3 dan 4 Kuhap dan Pasal 29 Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang kepailitan.

Selain dua pasal di atas, Hendro juga mengatakan hakim Pengadilan Tinggi tidak melaksanakan ketentuan Pasal 181 ayat 1 KUHAP.

"Kami keberatan karena putusan hakim Pengadilan Tinggi hanya mengikuti putusan hakim Pengadilan Negeri Makassar," kata Hendro saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harapan Gubernur Sumsel kepada Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin

Harapan Gubernur Sumsel kepada Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Regional
Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Regional
Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X