Barang-barang Milik Pengungsi Korban Likuefaksi Palu Dicuri di Tenda Pengungsian

Kompas.com - 25/06/2019, 15:24 WIB
Warga berdoa di tempat hilangnya anggota keluarga mereka di lokasi bekas terdampak likuefaksi di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (5/6/2019). Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, umat muslim korban bencana mendatangi lokasi permukiman penduduk yang hancur akibat gempa dan likuefaksi tersebut untuk mengenang dan mendoakan keluarga mereka yang meninggal dunia atau dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.                               MOHAMAD HAMZAHWarga berdoa di tempat hilangnya anggota keluarga mereka di lokasi bekas terdampak likuefaksi di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (5/6/2019). Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, umat muslim korban bencana mendatangi lokasi permukiman penduduk yang hancur akibat gempa dan likuefaksi tersebut untuk mengenang dan mendoakan keluarga mereka yang meninggal dunia atau dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.

KOMPAS.com - Pengungsi korban likuefaksi Balaroa di kawasan pengungsian terpadu korban likuefaksi Sport Center di Kelurahan Balaroa, Kota Palu, Sulawesi Tengah makin khawatir dengan aksi pencurian yang kian merajalela.

Barang-barang berharga dan kebutuhan rumah tangga di tenda-tenda atau shelter milik para pengungsi di kawasan pengungsian terbesar di Kota Palu itu, hampir setiap hari dicuri maling.

"Ini tolong ditindaklanjuti. Sudah berapa kali kami laporkan kepada pemerintah kota, aparat kepolisian dan tentara, tapi tidak ada tindak lanjut dari laporan kami," ujar Ketua Forum Korban Likuefaksi Balaroa Abdurahman M Kasim, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) penanganan bencana di Palu oleh Pemerintah Kota Palu, di ruang sidang utama DPRD Palu, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Viral soal HP Para Santri Dirusak dengan Palu, Ini Penjelasan Pondok Pesantren

Ia khawatir jika pemerintah dan aparat tidak peduli, para pengungsi akan menyelesaikan persoalan itu dengan cara mereka. Langkah itu mereka lakukan semata-mata demi menjaga keamanan di kawasan pengungsian.

"Permintaan ini sudah kami sampaikan saat demo, pertemuan dengan kepolisian, tentara dan pemerintah kota. Kami juga sudah menyurat tapi tidak ditindaklanjuti. Tidak enak kami mau tangkap dan hakimi nanti dibilang main hakim sendiri," ujarnya lagi.

Baca juga: Kesedihan Korban Bencana Palu Berlebaran di Tenda Pengungsian...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, penjarahan di kawasan likuefaksi Balaroa yang telah merajalela juga menjadi persoalan utama yang ia sampaikan setelah menampung banyak keluhan dari para korban likuefaksi yang tempat tinggal dan harta bendanya masih tertimbun dan belum bisa diambil di kawasan itu.

"Kami berharap ada patroli yang dilakukan aparat di kawasan itu," katanya pula.

Wakil Ketua DPRD Palu Basmin Karim yang memimpin rapat dengar pendapat meminta perwakilan dan korban likuefaksi di Balaroa, Kelurahan Petobo, agar membuat rekomendasi untuk pemerintah kota.

"Rapat dengar pendapat ini tujuannya untuk mendengar dan menampung keluhan para korban dan dibuatkan rekomendasi-rekomendasi untuk Pemerintah Kota Palu agar dapat ditindaklanjuti," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.