Kompas.com - 25/06/2019, 14:51 WIB
Suasana Jenazah korban dievakuasi menuju rumah sakit  Anuntaloko Parimo, Selasa (25/6/2019) Kompas.com/MANSURSuasana Jenazah korban dievakuasi menuju rumah sakit Anuntaloko Parimo, Selasa (25/6/2019)

POSO, KOMPAS.com – Warga Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah, digegerkan dengan adanya temuan dua jenazah yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kedua jenazah diketahui merupakan satu keluarga ayah dan anak ditemukan warga setempat tepatnya di area perkebunan Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 07.00 Wita.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kedua korban yang kesehariannya berprofesi sebagai petani kebun dan pembuat gula aren ini bernama Tamar (50) bersama anaknya Fatmar (25) warga dusun Tokasa ,Desa Tanalanto, Kecamatan Torue.

Baca juga: Hendak Pasang Bendera PSS Sleman, Pemuda Tewas Tersengat Listrik

Sebelum ditemukan tewas, kedua korban ke kebun untuk membelah cokelat hasil panen miliknya yang berlokasi sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga.

Wawan (30), warga Kabupaten Parigi Moutong, yang dikonfirmasi melalui telepon membenarkan adanya temuan jenazah ayah dan anak di tengah kebun.

Menurutnya, kedua jenazah berhasil dievakuasi oleh tim inafis Polres Parigi Moutong dan langsung dibawa menuju Rumah Sakit Anuntaloko Kabupaten Parigi Moutong untuk dilakukan otopsi.

"Kedua jenazah sudah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa oleh tim Inafis ke rumah sakit, mungkin setelah dari rumah sakit, jenazah selanjutnya langsung akan dikembalikan ke pihak keluarga," ungkap Wawan.

Baca juga: Ayah Kandung Banting Anaknya hingga Tewas karena Emosi Istri Punya Utang

Sementara itu terpisah, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Didik Supranoto yang dikonfirmasi melalui telepon mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait adanya temuan jenazah dua orang petani warga Dusun Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue.

"Maaf, saya masih di Polda dan belum bisa memberikan keterangan, nanti saya cek kebenaran informasi tersebut," ungkap Didik Supranoto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait motif atau siapa pelaku atas tewasnya dua orang warga yang ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di tengah perkebunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.