Hendak Pasang Bendera PSS Sleman, Pemuda Tewas Tersengat Listrik

Kompas.com - 25/06/2019, 12:28 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.


BATANG, KOMPAS.com - Seorang pendukung kesebelasan PSS Sleman Desa Tegalsari, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Edi Santoso (22) tewas setelah menancapkan bendera tim kesayangannya itu di sebuah pohon rambutan, Selasa (25/6/2019).

Korban diduga tewas akibat tersengat listrik saat akan menancapkan bendera PSS Sleman bertuliskan 'CHALISTHA' itu.

Baca juga: Tak Sengaja Gunting Kabel, Pria Malang Tewas Tersengat Listrik di Wihara

 

Kapoksek Tulis AKP Gumana mengatakan, kejadian berawal ketika korban membawa tiang bendera yang masih basah ke atas pohon rambutan.

Namun, Edi tidak menyadari jika di atas pohon ada tegangan listrik tinggi. Saat tiang menyentuh tegangan listrik milik PLN, korban langsung tersengat dan meninggal dunia di lokasi.

"Korban mengalami luka bakar di bagian tangan kiri. Bersama warga, kami turunkan korban dengan memakai sarung," kata Gumana, Selasa.

Korban langsung dibawa ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Edi diperiksa oleh paramedis dari puskesmas dan dilakukan identifikasi bersama petugas.

Baca juga: Seorang Remaja di Riau Tewas Diduga Tersengat Listrik

"Kami mengimbau kepada warga agar tetap berhati-hati dalam melakukan sesuatu termasuk memasang bendera di atas pohon tinggi. Pihak keluarga sendiri membuat pernyataan menerima kejadian tersebut dan tidak menuntut secara hukum," ujar Gumana.

Rencananya, jenazah Edi akan dimakamkan pihak keluarga di pemakaman desa setempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Regional
Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X