Cerita Polisi Kupang Selamatkan Nyawa Warga Tak Mampu yang Melahirkan

Kompas.com - 25/06/2019, 05:30 WIB
Aipda Deky Tanebeth (41), saat menggendong bayi yang dilahirkan Antoneta Banu, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREAipda Deky Tanebeth (41), saat menggendong bayi yang dilahirkan Antoneta Banu, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT

KUPANG, KOMPAS.com - Aipda Deky Tanebeth (41), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membantu seorang ibu melahirkan.

Anggota Polres Kupang Kota ini melakukan tindakan kemanusiaan dengan membantu proses melahirkan Antoneta Banu, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Naimata.

Tindakan ini dilakukan Aipda Deky Tanebeth, Senin (24/6/2019), sekitar pukul 13.20 Wita di kediaman Bertus Taosu di RT 03/RW 02 Kelurahan Naimata.

Kepada sejumlah wartawan, Deky mengaku awalnya ia sedang melakukan tugas berkeliling ke wilayah kerjanya.

Deky kemudian mendapat laporan dari warga setempat bahwa seorang ibu hendak melahirkan dan mengalami pendarahan hebat. Namun ibu tersebut terkendala biaya dan ongkos kendaraan untuk bisa ke puskesmas.

"Setelah menerima laporan itu, saya langsung menuju lokasi dan memberikan pertolongan," ungkapnya.

Deky lalu mencari bantuan transportasi dan berkordinasi dengan bidan serta tenaga lain untuk membantu bayi yang telah dilahirkan Antoneta Banu.

Baca juga: Terjebak Macet, Polisi Kawal Ibu yang Akan Melahirkan ke Tempat Persalinan

Antoneta dan bayinya lalu dibawa ke Pustu Naimata untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saya awalnya panik melihat Antoneta mengalami pendarahan, sehingga saya membantu proses kelahiran bayinya. Beruntung bayi lahir selamat dan nyawa sang ibu bisa diselamatkan," ujarnya.

Ia pun bersyukur karena ibu dari keluarga kurang mampu ini dan bayinya langsung mendapat pertolongan medis serta dirawat di Puskesmas Pembantu Naimata.

Dihubungi secara terpisah, Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti yang ditemui di Mapolres Kupang Kota mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan anggotanya.

"Ini adalah tindakan kemanusiaan membantu proses kelahiran bayi dan mereka benar-benar membutuhkan bantuan," kata Satrya.

Baca juga: Cerita Ibu Hamil Tua Ditolong Polisi Lalu Lintas Saat Terjebak Macet, Akan Melahirkan hingga Sampaikan Terima Kasih

Satrya berharap, dengan tindakan ini, akan banyak polisi yang makin peduli dan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sehingga tercipta kemitraan antara polisi dan warga.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

Regional
Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X