Taruna ATKP Makassar yang Bunuh Juniornya Berstatus Terdakwa, Tapi Hanya Diskors...

Kompas.com - 24/06/2019, 21:46 WIB
Wakil Direktur 3 Bidang Ketarunaan ATKP Makassar Nining Idyaningsih yang ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (24/6/2019) usai sidang kasus pembunuhan Aldama Putra Pongkala, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/HIMAWAN Wakil Direktur 3 Bidang Ketarunaan ATKP Makassar Nining Idyaningsih yang ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (24/6/2019) usai sidang kasus pembunuhan Aldama Putra Pongkala, Senin (24/6/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pihak Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar belum memberikan kejelasan sanksi untuk Muhammad Rusdi (21), terduga pelaku pembunuhan taruna tingkat 1 ATKP Makassar Aldama Putra Pongkal. 

Taruna Aldama meninggal pada 3 Februari 2019 lalu sekitar pukul 21.45 WITA.

Wakil Direktur 3 Bidang Ketarunaan ATKP Makassar Nining Idyaningsih yang ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (24/6/2019) mengatakan bahwa status Muhammad Rusdi belum dipecat sebagai taruna.

Rusdi hanya diberikan skors hingga proses persidangannya selesai.

Baca juga: Keluarga Aldama Pertanyakan Pengungkapan Kematian Taruna ATKP Makassar

"Kami tunggu hasil sidang sesuai hasil rapat dewan kehormatan kemarin. Kami akan mengeluarkan anak ini kalau terbukti dan sudah ada putusan dari pengadilan," kata Nining.

Nining mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi dalam pengawasan taruna untuk mencegah kejadian pemukulan antara senior junior ini berulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, dalam 24 jam, pihak kampus melakukan pemgawasan sebanyak dua kali.

"Kami udah menambah pengawasan, penjagaan juga udah kami perketat, dalam artian yang kemarin pengasuhannya 1x24 jam sekarang 1x12 jam. Jadi satu kali 12 jam ada enam orang yang lakukan pengawasan. 3 ASN dan 3 dari AURI," jelasnya.

Baca juga: Direktur ATKP Makassar Dinonaktifkan, Orangtua Aldama Tuntut Kasus Terungkap

Dengan kebijakan baru ini, Nining mengatakan senioritas di kampus ATKP sudah tak tampak lagi.

Hal ini ia lihat dari pengawasan yang dilakukan pihaknya, tak ada para taruna di tingkat atas yang menghukum juniornya apabila melakukan pelanggaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X