6 Terdakwa Kasus Mafia Bola Dituntut hingga 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 24/06/2019, 21:21 WIB
Terdakwa Johar Lin Eng mendengarkan tuntutan dalam sidang di PN Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINTerdakwa Johar Lin Eng mendengarkan tuntutan dalam sidang di PN Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Setelah sempat tertunda dua kali, sidang lanjutan kasus mafia bola dengan agenda pembacaan tuntutan kepada enam terdakwa akhirnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019) sore.

Sidang digelar dalam dua majelis berbeda. Sidang yang dipimpin hakim ketua Rudito Surotomo di ruang Kartika menghadirkan terdakwa Ketua Asprov PSSI Jateng Johar Lin Eng, anggota Komite Wasit PSSI Mansur Lestaluhu dan wasit Nurul Safarid.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara Taupik Hidayat menuntut Johar Lin Eng 2 tahun penjara. Johar dinilai terbukti melakukan tindak pidana penipuan sesuai Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP dan penyuapan sesuai Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 1980.

Baca juga: Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Sedangkan terdakwa Mansur Lestaluhu dan Nurul Safarid masing-masing dituntut 1,5 tahun penjara. Mereka dinilai terbukti melanggar Pasal 3 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap sebagai pihak penerima suap.

Sementara di ruang sidang cakra yang dipimpin Hakim Ketua Heddy Bellyandi, terdakwa pengurus PSS Jateng, Priyanto dan Anik Yuni Artikasari alias Tika, serta mantan asisten Manajer Persibara Lasmi Indrayani dituntut masing-masing 3 tahun penjara.

Mereka dinilai terbukti melanggar Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP dan Pasal 2 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap sebagai pihak pemberi suap.

Baca juga: Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Mafia Bola Ditunda Pekan Depan

Sedangkan terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komisi Disiplin PSSI, dituntut 1,5 tahun penjara karena dinilai terbukti melanggar Pasal 3 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap sebagai pihak penerima suap.

Sidang berikutnya dengan agenda pembacaan pledoi akan digelar Senin (1/7/2019).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

Regional
Kisah Hadi, Perutnya Membesar Sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Kisah Hadi, Perutnya Membesar Sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Regional
'Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam...'

"Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam..."

Regional
'Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri'

"Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri"

Regional
Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

Regional
6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

Regional
Pria Ngamuk Sambil Acungkan Pisau di Mapolres Jember Ternyata Sakit Jiwa, Polisi: Keluarga Menolak Menerima Lagi

Pria Ngamuk Sambil Acungkan Pisau di Mapolres Jember Ternyata Sakit Jiwa, Polisi: Keluarga Menolak Menerima Lagi

Regional
Ada Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka, Ganjar: Kalau Belum Izin, Saya Tutup

Ada Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka, Ganjar: Kalau Belum Izin, Saya Tutup

Regional
Di Hadapan Gubernur Ganjar, Investor Keluhkan Sulitnya Urus Perizinan

Di Hadapan Gubernur Ganjar, Investor Keluhkan Sulitnya Urus Perizinan

Regional
Saat Sang Putra Sulung Ingin Jadi Calon Pengganti Risma di Pilkada Surabaya

Saat Sang Putra Sulung Ingin Jadi Calon Pengganti Risma di Pilkada Surabaya

Regional
Negosiasi Aparat Gagal, Bendera Bulan Bintang Tetap Berkibar di Lhokseumawe

Negosiasi Aparat Gagal, Bendera Bulan Bintang Tetap Berkibar di Lhokseumawe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X