Prihatin Harga Ayam Murah, Peternak Bagi-bagi 5.000 Ayam Gratis

Kompas.com - 24/06/2019, 16:10 WIB
Harga jual ayam di tingkat peternak anjlok. Dok. Humas Kementerian Pertanian RIHarga jual ayam di tingkat peternak anjlok.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) akan membagikan 5.000 ayam secara gratis kepada masyarakat.

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi peternak ayam di DIY yang merugi karena harga murah.

"Tanggal 26 Juni kita akan bagi-bagi ayam gratis untuk masyarakat," ujar Hari Wibowo, ketua Apayo saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/06/2019).

Bagi-bagi ayam gratis ini akan dilakukan di empat titik, yakni Bali Kota Yogyakarta, Kridosono, parkiran depan Taman Pintar dan Alun-alun Utara. Aksi bagi-bagi ayam gratis ini dimulai siang hari sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Peternak Ayam Ciamis Usul Dibuka Kawasan Perunggasan di Lahan Tidur

Hari menyampaikan total ada sekitar 5.000 ekor yang akan dibagikan secara gratis untuk masyarakat. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan para peternak ayam di Yogyakarta atas harga yang murah.

"Ya, daripada dijual murah dan masyarakat tidak bisa menikmatinya, mending dibagi gratis saja. Saya ingin menggugah masyarakat kalau peternak itu merugi," katanya.

Dijelaskannya, harga ayam di pasar Rp 29.000/Kg hingga Rp 30.000/Kg. Padahal pedagang membeli ayam dari peternak Rp 7.000/Kg hingga Rp 8.000 /Kg.

"Harusnya kalau per kilo harga ayam hidup segitu, karkasnya dikalikan satu setengah, ya idealnya Rp 14.000 atau Rp 15.000. Tapi ternyata ini Rp 30.000/Kg itu kan di luar nalar," tegasnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, sudah terjadi sejak bulan September 2018. Imbasnya peternak ayam di Yogyakarta merugi cukup besar.

Bahkan sebagian peternak tidak berani memelihara ayam karena takut usahanya merugi.

Menurutnya, peternak biasanya memelihara ayam sekitar 3.000 ekor sampai 5.000 ekor. Rata-rata setiap ekornya peternak rugi sampai Rp 20.000.

"Saya juga heran, kenapa pedagang tidak mau menaikkan harga, padahal di pasar harganya tinggi. Ya, idealnya Rp 18.000 hingga Rp 20.000, itu peternak untung," tandasnya.

Baca juga: Januari-Maret 2019, Banyak Peternak Ayam Rugi hingga Miliaran Rupiah

Hari menuturkan, pihaknya telah menyampaikan surat ke Dinas Pertanian DIY terkait kondisi para peternak ayam di Yogyakarta. Harapanya dinas bisa memberikan solusi atas kondisi yang dialami oleh peternak ayam di Yogyakarta.

"Saya sudah layangkan surat mengenai kondisi ini ke Dinas Pertanian. Ya, seharusnya dinas perdagangan juga membuat aturan harga ideal dan maksimal, karena yang bisa mengatur dinas," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perusahaan di Semarang Jadi Sumber Penularan Covid-19

3 Perusahaan di Semarang Jadi Sumber Penularan Covid-19

Regional
Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Regional
Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Regional
Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Regional
Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Regional
Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Regional
Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Regional
PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

Regional
UTBK Unpad Jatinangor,  Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

UTBK Unpad Jatinangor, Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

Regional
Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona,  Manajemen: Tertular dari Luar

Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona, Manajemen: Tertular dari Luar

Regional
Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Regional
Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Regional
Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Regional
Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X