Mamberamo Raya Papua Dihantam 30 Gempa Susulan

Kompas.com - 24/06/2019, 15:26 WIB
Dua gempa bumi kembali mengguncang kawasan Mamberamo Tengah, Papua, Senin (24/6/2019) pagi. Gempa pertama bermagnitudo 6 pada pukul 08.05 WIB, sedangkan gempa kedua bermagnitudo 5,6 pada pukul 08.28 WIB. dok BMKGDua gempa bumi kembali mengguncang kawasan Mamberamo Tengah, Papua, Senin (24/6/2019) pagi. Gempa pertama bermagnitudo 6 pada pukul 08.05 WIB, sedangkan gempa kedua bermagnitudo 5,6 pada pukul 08.28 WIB.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Hingga Senin (24/6/2019) pukul 13.53 WIB, 30 kali gempa bumi susulan telah menghantam Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, setelah gempa pertama bermagnitudo 6,0 terjadi pukul 08.05 WIB.

Kepala BBMKG V Jayapura, Petrus Demonsili mengatakan, gempa susulan terbesar terjadi pada pukul 12.15 WIB dengan magnitudo 5,3.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Kabupaten Memberamo Raya ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sistem sesar yapen," ujar Petrus, melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Gempa Berkekuatan 7,4 M di Laut Banda Dirasakan hingga Australia

Banyaknya gempa susulan yang terjadi bukan sebuah fenomena alam tertentu, namun lebih dikarenakan sesar yapen tergolong sangat aktif.

Menurut dia, kawasan Mamberamo merupakan kawasan sangat rawan gempa dan memiliki sejarah panjang gempa kuat dan merusak pada masa lalu.

"Di antara gempa tersebut memiliki guncangan hingga mencapai skala intensitas VII hingga VIII MMI seperti Gempa Mamberamo 1916 (M 8,1), 1926 (M 7,9), 1950 (M 7,2), 1963 (M 6,3), 1971 (M 8,1), 1981 (M 5,9), 1986 (M 6,7), 1987 (M 6,6), 1987 (M 6,8), dan 2015 (M 7,2)," ungkap Petrus.

Secara tektonik, sambungnya, zona gempa di Papua cukup aktif dan kompleks.

Baca juga: Pagi Ini Mamberamo Papua dan Laut Banda Diguncang Gempa Kuat

 

Penyebab utama (driving force) aktivitas gempa di wilayah Papua adalah tumbukan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke utara dengan Lempeng Pasifik yang bergerak ke barat-selatan.

Dampak tumbukan itu menyebabkan pembentukan beberapa pegunungan lipatan dan jalur sesar naik di Papua, yang salah satunya Jalur Anjak Mamberamo yang sedang aktif saat ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X