Dedi Mulyadi: Desakan Munaslub Golkar Datang dari Pihak yang Incar Kursi Kabinet

Kompas.com - 24/06/2019, 13:43 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, desakan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar terkesan tidak murni.

Menurut dia, desakan Munaslub Partai Golkar merupakan manuver sejumlah pihak internal yang mengincar jatah kursi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Tidak ada peristiwa politik yang dihadapi Golkar saat ini, yang ada tentang menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi tentang pilpres dan pileg,” kata Dedi saat dihubungi, Senin (24/6/2019).

Dedi menilai, tidak perlu sampai menggelar munaslub untuk membahas jatah kursi menteri dari Partai Golkar. Sebab, perumusan dan penetapan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

Bahkan, untuk memilih tokoh Golkar yang memiliki kapasitas dan jabatan untuk menjadi menteri juga menjadi hak prerogratif Presiden.

“Munas itu agenda pembicaraan Golkar menghadapi Pilpres 2024. Karena bicaranya lima tahun ke depan tidak mesti tergesa-gesa Bulan Oktober ini,” tuturnya.

Baca juga: Konsolidasi Daerah, Airlangga Pastikan Munas Golkar Desember 2019

Lebih lanjut Dedi menambahkan, agenda munas yang dalam jadwal baru akan digelar Desember 2019 mendatang, menurutnya, tinggal dipatuhi seluruh pihak secara normal.

“Kalau ingin Bulan Oktober berarti ada pihak-pihak yang kesengsem ingin memiliki peran politik di Bulan Oktober hubungannya dengan presiden, urusan kabinet,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, adanya indikasi tersebut menunjukkan desakan munas berasal dari urusan elite dan orang per orang yang justru tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi Partai Golkar saat ini.

“Jadi ini ( desakan munaslub) bukan murni urusan kepartaian,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

Regional
Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Regional
Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Regional
Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Regional
Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Regional
Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X