Kompas.com - 24/06/2019, 13:30 WIB
Sejumlah barang bukti yang disita polisi dari tersangka Mamet setelah melakukan aksi pembunuhan terhadap Awis (70) ditunjukkan dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, Senin (24/06/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANSejumlah barang bukti yang disita polisi dari tersangka Mamet setelah melakukan aksi pembunuhan terhadap Awis (70) ditunjukkan dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, Senin (24/06/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Muh NVL alias Mamet (22) terancam hukum penjara seumur hidup. Ia dibekuk polisi di Pekalongan lantaran membunuh dan merampok Awis (70), warga Dusun Nyangkokot, RT 007 RW 004, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

"Tersangka dijerat pasal 340 dan atau 338 dan atau 365 ayat (3) KUHPidana tentang pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan saat konferensi pers di Mapolres Karawang, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Seorang Nenek Sebatang Kara Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumahnya

Bimantoro mengatakan, Mamet awalnya hendak meminjam uang kepada Awis saat melintas di depan rumahnya sebesar Rp 50.000 pada 13 Juni 2019 lalu. Namun, Awis tak memberikan pinjaman.

Mamet saat itu ditinggal mudik orangtuanya ke Pekalongan sejak 6 Juni 2019, namun tak diberi tinggalan uang.

Kemudian, kata dia, pada Sabtu (15/6/2019) sekitar pukul 01.30 WIB, Mamet masuk ke rumah Awis dengan membobol bilik bambu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ternyata korban (Awis) sudah bangun, lalu tersangka (Mamet) merebut gunting yang ada di tangan korban. Tersangka kemudian menusukkan gunting tersebut ke dada dan leher korban, juga memukuli muka korban," katanya.

Baca juga: Seorang Nenek Tewas Tertimbun Longsor di Rumahnya

Setelah meninggal, Mamet mengambil dompet yang berisi uang sebesar Rp 1.200.000 dan melarikan diri.

Mamet dibekuk oleh tim gabungan Polres Karawang, Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Pekalongan Kota di Karangjompo, RT 004 RW 002, Kelurahan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan pada 21 Juni 2019.

"Dari tangan tersangka, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 480.000 yang merupakan sisa hasil uang curian," katanya.

Baca juga: Tak Mampu Selamatkan Diri, Seorang Nenek Tewas Terbakar

Selain uang tunai, polisi juga mengamakan sejumlah barang bukti, di antaranya gunting, kain sprei orange bermotif bunga, dan kasur kapuk warna biru.

Sebelumnya, pada Sabtu (15/6/2019), Awis ditemukan tak bernyawa dengan satu tusukan di dada dan dua di leher di rumahnya, Dusun Nyangkokot, RT 007 RW 004, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.