Ulat Bulu Serang Pasuruan, Masuk Rumah hingga Jumlahnya Bisa Seember

Kompas.com - 24/06/2019, 12:45 WIB
Ulat bulu yang menyerang rumah warga di Dusun Semambung, Desa Capang, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. SURYA/Galih LintartikaUlat bulu yang menyerang rumah warga di Dusun Semambung, Desa Capang, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

PASURUAN, KOMPAS.com - Wabah ulat bulu menyerang permukiman warga di tiga desa di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sejak dua bulan terakhir. Ketiga desa itu adalah Desa Capang, Gajahrejo, dan Pucangsari.

Hingga sekarang, belum diketahui jelas dari mana ulat bulu ini berasal. Namun, keberadaan ulat bulu ini mengganggu dan meresahkan warga.

Kondisi paling parah terjadi di Dusun Semambung, Desa Capang. Saat momen Idul Fitri lalu, banyak keluarga dari warga setempat yang akhirnya mengurungkan niat untuk lama-lama tinggal di sini.

Baca juga: Yuli, Gadis Cantik yang Hobi Bermain Ulat Bulu dan Kalajengking

Serangan ulat sampai masuk ke rumah, mulai dari atap, teras, tembok dan bagian-bagian lainnya. Ini merupakan serangan ulat bulu yang paling parah dari serangan ulat bulu sebelumnya.

"Meski ulat bulu ini fenomena tahunan, yang kali ini makin parah. Jumlahnya semakin banyak," kata Abdul Basyir, Kepala Dusun Semambung, Desa Capang, Jumat (21/6/2019) siang.

Dia menuturkan, warga sangat terganggu dengan serangan ulat bulu tahun ini. Banyak warga yang akhirnya meninggalkan pekerjaannya sejenak hanya untuk mengurus ulat bulu ini.

"(Dalam) sehari, warga bisa panen ulat bulu satu ember. Dulu mungkin jumlahnya hanya satuan alias bisa dihitung. Kalau sekarang, dalam sekali pembersihan, bisa satu ember mengumpulkan ulat bulu," ungkapnya.

Baca juga: Pria di Bandung Tewas Dililit Ular Sanca Peliharaannya Seberat 17 Kg

Basyir mengakui bahwa ulat bulu ini memang tidak membahayakan, tidak membuat gatal atau alergi lainnya. Namun, bagi warga setempat kehadiran ulat bulu yang sangat banyak ini sangat meresahkan.

"Saya sebenarnya tidak takut terkena ulat bulu ini, tidak gatal. Cuma, saya capek membersihkannya. Saya berharap ada bantuan dari manapun untuk menghentikan serangan ulat bulu. Itu saja," kata Achmad, salah satu warga setempat.

 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 3 Desa di Pasuruan 'Diserang' Ulat Bulu, Sehari Bisa 1 Ember 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertutup Material Longsor, Akses Jalan Sumedang-Garut Lumpuh 3 Jam

Tertutup Material Longsor, Akses Jalan Sumedang-Garut Lumpuh 3 Jam

Regional
Kantor KUA Dibobol Maling, 366 Buku Nikah Raib

Kantor KUA Dibobol Maling, 366 Buku Nikah Raib

Regional
Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Regional
Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Regional
4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Regional
Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Regional
Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Regional
Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Regional
Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Regional
Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Regional
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Regional
Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Regional
Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Regional
Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Regional
Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X